KEDIRI, JP Radar Kediri-Persaingan untuk mencari karya inovasi pendidikan terbaik dari ajang East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026 semakin ketat.
Dari ribuan karya inovasi yang diajukan, tim juri telah menetapkan 10 karya inovasi terbaik dari masing-masing wilayah cabang dinas pendidikan di Kediri dan Nganjuk. Sebanyak 10 karya terbaik itu mulai diumumkan Jawa Pos Radar Kediri, Selasa (31/3) kemarin.
Sebelumnya, tim juri dan akademisi telah menilai total 2.952 karya inovasi. Inovasi tersebut merupakan buah pikiran insan pendidikan dari berbagai latar belakang. Mulai dari guru, pengawas sekolah, kepala sekolah, hingga tenaga kependidikan (tendik).
Dr Agus Muji Santoso M.Si yang menjadi salah satu juri mengatakan, karya dari para peserta sangat luar biasa. Karenanya, tidak mudah bagi juri untuk memilih 10 karya inovasi terbaik dari ribuan karya.
Namun, dengan pertimbangan yang matang, tim juri menetapkan 10 karya inovasi terbaik yang berasal dari beragam peserta. Mulai dari guru, kepala sekolah, hingga pengawas.
Insan pendidikan yang karyanya terpilih dalam 10 besar itu berasal dari lembaga yang beragam. Mulai dari SMA, SMK, hingga SLB. Baik negeri maupun swasta.
“Karya pendidikan yang diajukan juga luar biasa variatif dan kreatif,” ungkap akademisi yang juga menjabat Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian, dan Inovasi di Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri tersebut.
Setelah pengumuman 10 besar karya inovasi terbaik, mereka akan melaju ke tahap selanjutnya. Yaitu tahap penilaian desk vlog. Tahap itu dijadwalkan berlangsung pada 1 – 8 April nanti. Dalam penilaian lanjutan ini, tim juga akan melibatkan akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sebagai juri.
Untuk diketahui, event EJIES 2026 digelar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, bekerja sama dengan Jawa Pos dan ITS Surabaya. Dalam lomba ini, peserta mengirimkan inovasi berupa karya tulis sebagai bentuk terobosan di dunia pendidikan.
Baca Juga: Slot Masih Dibuka! Dinas Pendidikan Perpanjang Masa Pendaftaran ATS Award, Ini Alasannya
Tak sekadar inovasi yang menggabungkan pendidikan dan teknologi, inovasi itu juga bentuk kontribusi aktif insan pendidikan dalam membentuk kebijakan. Serta langkah strategis dalam menyelesaikan persoalan pendidikan.
Setelah penilaian desk vlog, akan diambil 50 finalis dan diumumkan pada 13 April mendatang. Kemudian, tahapan berlanjut pada development forum, 21 April mendatang.
Dari tahap development forum, peserta akan mengikuti showcase berupa pemaparan dan diskusi 50 finalis terbaik pada 30 April. Terakhir, ajang bergengsi itu akan ditutup malam penganugerahan pada 21 Mei mendatang.
Editor : Andhika Attar Anindita