Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jadi Faster di Waru Turi Fun Run,: Rio Kontrol Emosi, Atha Terkesima Lanskap

Hilda Nurmala Risani • Rabu, 18 Februari 2026 | 13:32 WIB

 

Rio, menerima bingkisan sebagai faster 10K Waru Turi Fun Run dari perwakilan PJT.
Rio, menerima bingkisan sebagai faster 10K Waru Turi Fun Run dari perwakilan PJT.

Radar Kediri - Bagi peserta, Waru Turi Fun Run 2026 memiliki banyak kisah menarik. Terutama bagi mereka yang menjadi faster. Seperti yang dirasakan Rio dan Atha, runner tercepat di kelompok 10K.

 Pelari tercepat atau faster pertama kategori 10K dalam Waru Turi Fun Run 2026 itu diraih Rio Dwi Anggara dan Atha Sifa Salsa Bela. Bukan kejutan, mereka menaklukkan rute karena sudah berlatih jauh-jauh hari.

“Sudah sering latihan lari. Terhitung sejak tujuh tahun yang lalu,” ujar Rio, sapaan faster kelompok male.

Atha, menerima plakat faster kelompok 10K dari perwakilan PJT.
Atha, menerima plakat faster kelompok 10K dari perwakilan PJT.

Baca Juga: Mereka yang Jadi Faster di Waru Turi Fun Run (1): Deven Zig-zag Hindari ‘Bentrok’, Dira Lupa Tombol Mulai

Bagi Rio, lari bukan hal baru. Dia sering mengikuti event sejenis di berbagai daerah. Dan, setiap lokasi memberi pengalaman yang berbeda.

Tak terkecuali event Waru Turi Fun Run 2026. Dia menyebut jika rute yang dipilihkan oleh panitia memberi kesan tersendiri saat berlari.

“Sering ikut lari. Sering juga menjadi faster. Tapi lari di sini (Waru Turi Fun Run 2026, Red) berbeda,” nilainya.

Rute yang dipilihkan panitia event dari Jawa Pos Radar Kediri dan Perum Jasa Tirta memang berbeda dari biasanya. Yang membedakan? Pelari diajak melewati jembatan Bendung Gerak Waru Turi. Cipratan air memberi sensasi tersendiri. Juga, ketika melewati persawahan dan pedesaan.

Baca Juga: Pecah! Ribuan Pelari 'Invasi' Waru Turi Fun Run, Keseruannya Bikin Gagal Move On!

Bahkan, guna membubuhi semangat pelari, panitia juga bekerja sama dengan warga setempat untuk menampilkan charing terbaiknya. Yaitu dengan membuat poster-poster menarik yang mampu membangkitkan semangat para runners.

“Yang paling tidak terlupakan adalah bagaimana mengontrol kecepatan supaya stabil. Juga mengontrol emosi dan mental supaya bisa finish dengan baik,” tandas lelaki yang berdomisili Kota Bandung, Jawa Barat itu.

Tentu keberhasilannya menduduki podium juara tidak lepas dari perjuangan yang telah dilalui. Rio konsisten latihan setiap hari meskipun terasa melelahkan.

Namun pada akhirnya dia sukses menjadi pelari tercepat kategori 10K dengan waktu hanya 35 menit. 

Baca Juga: Waru Turi Fun Run Dimulai! Wabup Dewi Hadir Beri Semangat Ribuan Runners

“Bangga karena menjadi pemenang membutuhkan proses yang melelahkan. Butuh latihan yang konsisten,” ujarnya saat ditanya perasaan menjadi faster Waru Turi Fun Run 2026.

Adakah strategi khusus? Rio menyebut tak ada. Hanya  menyesuaikan kemampuan pribadi saja.

“Jangan mudah terpancing lawan untuk kencang di awal jika kemampuan belum mencapai,” tandasnya.

Sepanjang lomba Rio berupaya mengontrol emosi. Agar tidak terpancing lawan. Dia harus mengatur ritme berlari agar emosi maupun mentalnya bisa tetap stabil hingga garis finish.

Sama halnya dengan Rio, Atha Sifa Salsa Bela, 15, mengikuti event lari bukan pertama kalinya. Begitupun menjadi faster yang sudah berulang kali.

Baca Juga: Update Waru Turi Fun Run 2026: Panitia dan Kepolisian Matangkan Skema Pengamanan Rute

“Saya gemar lari sudah sejak kelas 5 SD (sekolah dasar, Red). Menjadi faster alhamdulillah juga sudah pernah,” ujar perempuan yang akrab disapa Atha itu.

Akan tetapi, menjadi faster di event Waru Turi Fun Run ini menumbuhkan rasa senang yang berbeda. Sebab di usianya yang masih belia dan harus bersaing dengan ribuan pelari dewasa tidaklah mudah.

Dia harus mencari cara agar bisa menaklukkan rute dan waktu terbaik. Yang akhirnya dia bisa mencapai garis finish dalam waktu 44 menit 3 detik.

“Senang sekali. Selama lari juga disuguhkan pemandangan alam yang bagus,” bebernya saat ditanya pengalaman paling sulit dilupakan.

Baca Juga: Waru Turi Fun Run Tak Cuma Lari Banyak Kegiatan Menarik, Ada Aksi Peduli Lingkungan hingga Musik

Tak hanya itu, selama mengikuti event lari perempuan asal Jombang, Jawa Timur ini juga mendapatkan banyak teman baru. Yang baru pertama kali bertemu namun sudah seperti kenal lama.

Menariknya, mereka yang menduduki juara 1 ini juga berasal dari luar kota semua. Itu menunjukkan bahwa antusias peserta sangat tinggi untuk berkompetisi di event lari ini.

“Berharap tahun depan diadakan lagi. Jadi event tahunan dengan hadiah yang lebih tinggi. Agar mereka yang dari luar kota merasa senang dan lebih semangat,” terang Rio dan Atha secara bergantian.

Editor : Mahfud
#jawa pos radar kediri #waru turi fun run #perum jasa tirta #Bendungan Gerak Waru Turi #kecamatan gampengrejo