Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Saksikan KFBF Sekaligus Borong Produk Kriya

Hilda Nurmala Risani • Selasa, 11 November 2025 | 22:26 WIB
GELARAN AKBAR: Venue Kediri Fashion Batik Festival siap menyambut ratusan undangan yang akan memeriahkan acara hari ini (11/11).
GELARAN AKBAR: Venue Kediri Fashion Batik Festival siap menyambut ratusan undangan yang akan memeriahkan acara hari ini (11/11).

Masyarakat Bisa Saksikan Live Streaming Mulai Pukul 09.00

KABUPATEN, JP Radar Kediri-Pagelaran wastra dan budaya terbesar Kabupaten Kediri hadir di convention hall Simpang Lima Gumul (SLG) hari ini.

Masyarakat bisa mulai menyaksikan kemeriahan Kediri Fashion Batik Festival (KFBF) 2025 di live streaming YouTube milik Pemkab Kediri dan Radar Kediri TV mulai pukul 09.00.

Adapun undangan dari berbagai daerah di Jatim bisa menyaksikan langsung sekaligus memborong produk craft yang dipamerkan.

Untuk diketahui, sejak kemarin ratusan wastra khas Kabupaten Kediri itu sudah dipamerkan di lokasi. Suasana convention hall SLG semakin meriah dengan keberadaan berbagai jenis kain tradisional  dan modern yang dipajang di sana. Mulai dari batik, tenun, hingga banyak produk craft.

“Untuk mempercantik peragaan kain batik dan tenun itu akan kita tambahkan produk-produk seperti pakaian, tas, sepatu, dan lain-lain,” kata Art Director KFBF 2025 Embran Nawawi.

Embran mengatakan, batik yang dipamerkan hari ini sudah dibuat sejak dua bulan lalu. Sedikitnya ada 44 lembar batik berbagai motif senilai Rp 30 juta.

Tak hanya itu, produk aksesori yang dipakai oleh para model juga berasal dari perajin asal Kediri. “Bisa dikatakan KFBF 2025 ini dari Kediri, oleh Kediri, untuk Kediri,” lanjut Embran sembari menyebut 95 persen acara KFBF 2024 menggunakan sumber daya dari Kabupaten Kediri.

Kapan pengunjung bisa mulai menyaksikan perhelatan itu? Embran mengatakan, event yang digagas oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri itu bisa disaksikan mulai pukul 09.00. Total ada 16 booth craft dan 6 UMKM lokal Kabupaten Kediri.

Desainer berdarah Betawi ini menuturkan, konsep pameran tahun ini sangat menarik. Sebab, selain menampilkan produk, para pengunjung bisa membeli wastra dan craft. “Jadi tidak hanya melihat tetapi juga bisa membeli,” tuturnya.

Para tamu undangan KFBF, lanjut Embran, juga mendapat voucher senilai Rp 50 ribu untuk berbelanja. Ketentuannya, Rp 30 ribu bisa untuk membeli produk kerajinan, dan Rp 20 ribu untuk membeli makanan dan minuman.

Seperti diberitakan, tahun ini merupakan tahun ketiga gelaran KFBF. Mengusung tema Trinayana Kadhiri, gelaran ini sekaligus merefleksikan tiga makna kehidupan. Melambangkan tiga perspektif, yaitu ayah, ibu, dan anak yang menyatu untuk melihat masa depan budaya Kediri.

Tema kemudian dituangkan dalam sarimbit keluarga. Melalui konsep sarimbit kain batik yang disulap menjadi empat mode pakaian. Mulai konsep ulang tahun, hari raya, berlibur, hingga pesta atau resepsi. (la/ut)

 

Editor : Miko
#radar kediri #kediri #KFBF 2025 #slg #simpang lima gumul #fashion #festival