KEDIRI, JP Radar Kediri- Semakin malam, Final Party School Contest XVII GenZverse 2025 LiterAction hari pertama semakin pecah.
Penampilan para peserta Modern Dance Competition sukses menjadi magnet. Sorak sorai penonton pun menggema di Convention Hall Simpang Lima Gumul yang dipenuhi pengunjung pada Jumat malam (24/10).
Peserta yang berasal dari berbagai sekolah di Kediri dan sekitarnya itu tampil enerjik dengan membawakan beragam konsep tarian.
Mereka berlomba menampilkan kreasi tarian modern se-kreatif mungkin dalam waktu 7 menit. Sontak, penonton tak hentinya berteriak dan bersorak di setiap killer dance move yang ditampilkan peserta.
Di balik penampilan tujuh menit itu, ada hari-hari yang penuh latihan yang dilalui seluruh tim. Eka Septina Putri, salah satu peserta dari SMAN 6 Kota Kediri mengatakan, butuh waktu dua minggu untuk mempersiapkan properti dan latihan intensif.
Sedangkan untuk konsep tarian, proses perumusannya berjalan lebih lama hingga dua bulan.
“Kami mengambil konsep hantu. Cuma kami kolaborasikan dengan kisah ibu hamil yang mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan anaknya. Tapi ternyata nggak bisa. Dan kami juga menceritakan perjuangan seorang ibu ke anaknya,” ungkapnya terkait konsep yang dibawakan.
Karena pertama kali mengikuti kompetisi ini, rasa gugup tak bisa dipungkirinya. Apalagi, dia sempat kaget dengan banyaknya penonton di lokasi.
Saking kerasnya teriakan penonton, beberapa kali dia sempat hilang fokus dan sulit mendengarkan suara musik latar belakang. Beruntung, pertunjukkan tetap bisa berjalan dengan lancar sampai akhir.
“Tapi nggak apa-apa karena masih bisa kami imbangi. Dan sebenarnya justru lebih seru banget sih karena ramai, banyak yang memberi dukungan. Banyak dari alumni juga dan teman-teman,” ungkapnya, yang berterima kasih dengan antusiasme penonton.
Selain konsep horor yang dibawakan Eka dan teman-teman, ada beragam konsep modern dance lainnya yang tak kalah kreatif.
Seperti yang dibawakan peserta dari SMAN 8 Kota Kediri. Jika tim Eka membawakan konsep hantu yang horor dan menegangkan, SMAN 8 tampil dengan lebih ceria.
Mereka membawakan konsep Barbie yang sudah disiapkan sejak dua bulan lalu. “Pemilihan konsepnya ini memang disesuaikan sama vibes kami. Karena vibes kami mungkin seperti Barbie, jadi ambil konsep itu untuk School Contest tahun ini,” ujar Aura Cantika, salah satu peserta dari SMAN 8 Kota Kediri.
Bagi pelajar kelas XII itu, SC GenZverse tahun ini bukan pengalaman pertamanya. Dia sudah beberapa kali berpartisipasi di pesta pelajar yang digagas Jawa Pos Radar Kediri ini.
Meski demikian, perasaan gugup tetap dia rasakan saat tampil di lantai dansa. Yang juga penuh dengan penonton dari berbagai sekolah di Kediri dan sekitarnya.
“Karena tahun ini yang daftar tambah banyak, dan bagus-bagus semua, jadi kayak nervous dan struggling banget. Nggak tahu apakah bakal dapat juara. Tapi semoga dapat juara,” harapnya.
Editor : Andhika Attar Anindita