Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jenang Debog Jadi Primadona di Kuno Kini Fest 2025, Penjual sebut ini dibuat dengan gula asli

Satriya Agung Prakoso • Sabtu, 31 Mei 2025 | 22:20 WIB
Foto : Jenang Debog jadi pusat perhatian di Kuno Kini (Satriya/JPRK)
Foto : Jenang Debog jadi pusat perhatian di Kuno Kini (Satriya/JPRK)

JP Radar Kediri – Jajanan tradisional jenang debog menjadi salah satu primadona dalam gelaran Kuno Kini Fest 2025. Makanan khas tempo dulu yang kini mulai jarang dijumpai ini dibanderol dengan harga Rp12 ribu dan langsung menarik perhatian banyak pengunjung.

Tak hanya jenang debog, sejumlah makanan tradisional lain juga turut dipasarkan dalam festival tersebut, seperti jenang, madu mongso, wajik, dan gethuk gedang. Semua makanan dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp12 ribu hingga Rp26 ribu. Salah satu produk unggulan lainnya adalah jenang dalam besek yang dijual dengan harga Rp26 ribu dengan isian berat setengah kilogram.

Helen Angel Sondak Asmojo, (21) warga asal Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar yang menjadi salah satu pelapak dalam acara tersebut, mengatakan seluruh jajanan yang dijual merupakan hasil produksi harian. "Semua produk kami buat baru setiap hari, tidak ada yang disimpan lama. Kami juga tidak menggunakan pengawet, hanya gula asli agar rasa tidak terlalu manis," terangnya kepada wartawan radar Kediri, Jum'at 30 Mei 2025

Ia menyebutkan, varian jenang yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari ketan hitam hingga ketan putih. Dalam sehari, sehari menjual hingga 190 porsi berbagai jenis jajanan tradisional.

Salah satu pengunjung, Bu Suli (40) warga Puncu, Pare, mengaku baru pertama kali datang ke Kuno Kini Fest dan langsung tertarik dengan jenang debog. “Saya beli jenang debog yang Rp26 ribu. Rasanya enak dan harganya menurut saya murah. Saya memang suka jajanan khas Jawa,” ujarnya.

 

 

 

 

 

Editor : Jauhar Yohanis
#Jenang #jajanan #Wajik