Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Foto Diri Anda Ingin Dibuat Karikatur? Datang Langsung Ke Festival Kuno-Kini. Di Sana Ada Ahlinya. Harganya Pun Terjangkau

Jordan Rafael Anggara Saragih • Rabu, 28 Mei 2025 | 23:06 WIB
Gambar Wajah
Gambar Wajah

JP RADAR KEDIRI- Festival Kuno Kini yang berlangsung di Simpang Lima Gumul, Kediri, menawarkan beragam hiburan dengan nuansa masa lalu dan masa kini. 

Salah satu hal yang mencuri perhatian adalah stan karikatur Mas Dimas, pengajar desain yang mengubah wajah pengunjung menjadi karya seni yang unik. Dengan menggunakan media pensil hingga akrilik, Dimas memberikan layanan gambar langsung di tempat.

Dimas menjelaskan bahwa ini adalah pertama kalinya ia mengikuti acara Kuno Kini. Ia mengaku sangat terkesan dengan antusiasme pengunjung.

“Baru pertama kali ikut, luar biasa bagus banget. Saya kira sepi, ternyata ramai banget dari hari pertama,” ujarnya.

Karikatur yang tersedia dibuat dengan berbagai jenis media, termasuk media kering seperti pensil dan media basah seperti cat air dan  akrilik.

Proses menggambar dilakukan secara langsung di lokasi. Untuk satu gambar, biasanya hanya memerlukan waktu sekitar 5 menit untuk dua orang, dan maksimal 15 menit jika terdiri dari enam orang.

Harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Untuk ukuran A4, karikatur hitam putih dibanderol seharga Rp20.000, sedangkan jika diberi warna menjadi Rp30.000.

Untuk ukuran A3, harga karikatur hitam putih adalah Rp40.000 dan berwarna Rp50.000. Ukuran yang lebih besar, seperti A2, juga tersedia dan harga menyesuaikan.

Karikatur yang paling sering dipesan adalah potret keluarga, baik dalam hitam putih maupun berwarna. Meskipun saat ini sebagian besar objek yang digambar adalah manusia.

Dimas yang sehari-hari berprofesi sebagai pengajar desain ini mengungkapkan bahwa menggambar di acara seperti ini menjadi pelengkap aktivitas seninya.

Ia bahkan pernah diminta menggambar tamu-tamu dalam acara seminar di Surabaya, yang hasilnya dijadikan karya masterpiece.

“Waktu itu saya pernah diminta buat gambar tamu-tamu di seminar, yang itu jadinya karya masterpiece,” tambahnya.

Festival Kuno Kini telah bertransformasi menjadi wadah kreatif yang menyatukan seni dan budaya dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Baca Juga: Ini Alasan Gelandang Persik Kediri Majed Osman Pasang Gambar Kapten Tsubasa di Instagram
Karya-karya Dimas tidak hanya menjadi kenang-kenangan yang berarti, tetapi juga merupakan bentuk ekspresi seni yang bersemangat di tengah masyarakat.

 

Editor : Jauhar Yohanis
#Karikatur #seni #Festival Kuno Kini