Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Perputaran Uang Dua Hari Capai Ratusan Juta, Festival Kuno-Kini Berdayakan UMKM Kediri Raya

Ayu Ismawati • Selasa, 27 Mei 2025 | 07:00 WIB
Sejumlah pengunjung mengonsumsi makanan yang mereka beli dari stan Festival Kuno-Kini di deretan meja dan kursi di bagian tengah. Hingga kemarin, area pameran dipadati pengunjung dari berbagai daerah.
Sejumlah pengunjung mengonsumsi makanan yang mereka beli dari stan Festival Kuno-Kini di deretan meja dan kursi di bagian tengah. Hingga kemarin, area pameran dipadati pengunjung dari berbagai daerah.

KABUPATEN, JP Radar Kediri-Antusiasme masyarakat berkunjung ke Festival Kuno-Kini 2025 berdampak pada omzet para pelaku UMKM yang terkerek naik. Perputaran uang selama dua hari pertama penyelenggaraan pameran terbesar di Kediri Raya itu mencapai ratusan juta rupiah.

          Di pembukaan event pada Jumat (23/5) lalu, omzet ratusan stan di sana mencapai lebih dari Rp 279 juta. Tidak hanya bertransaksi secara tunai, pengunjung juga banyak yang melakukan transaksi secara digital melalui Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS).

          Perputaran ekonomi itu meningkat saat memasuki akhir pekan. Selama Sabtu (24/5) lalu, perputaran uang di pameran lebih dari Rp 327 juta. Demikian pula transaksi menggunakan QRIS yang ikut terkerek naik.

          Tak hanya membawa dampak ekonomi bagi ratusan peserta pameran, festival seni dan budaya itu juga berdampak langsung pada para seniman yang terwadahi dalam berbagai workshop serta panggung hiburan.

          Rini, salah satu seniman pengisi acara mengatakan, festival budaya seperti ini jadi ajang pelaku seni untuk unjuk diri. Apalagi, rata-rata dari mereka bisa tampil dari kekuatan jejaring atau komunitas.

          “Mumpung ada ruang seperti ini, jadi kami saling ngajak. Seperti saya kenal teman yang bisa melukis, saya ajak ikut sekalian,” ujar perempuan yang menjadi salah satu pemateri di workshop kreasi janur di Festival Kuno-Kini 2025.

          Lewat acara seperti ini, seniman—menurut Rini—juga bisa lebih mengenalkan karyanya kepada masyarakat luas. Apalagi, festival yang digelar di tahun keduanya ini hampir tak pernah sepi pengunjung. Mulai pagi hingga malam hari.

          “Masyarakat juga antusias. Yang ikut pelatihan kreasi janur juga membeludak. Di pendaftarannya tercatat 90 orang. Tapi banyak juga yang baru datang, lihat, terus ingin ikut. Kami terima semua,” sambung perempuan asal Magelang yang mengisi pelatihan kreasi janur pada Sabtu (24/5) lalu.

          Untuk diketahui, gelaran yang berlangsung mulai 23 Mei – 1 Juni itu tidak hanya diramaikan 257 UMKM saja. Melainkan juga dimeriahkan berbagai hiburan, perlombaan, dan workshop.

          Di antaranya lomba karoke guru dan lomba masak kreasi mie yang akan datang. Selain itu, setiap harinya ada pertunjukan seni dan budaya di panggung hiburannya.

Baik di panggung utama maupun panggung kecil. Selain itu, pengunjung juga disuguhi pengalaman nostalgia kehidupan jaman dulu (jadul).

Di beberapa sudut pameran, terdapat permainan-permainan jadul yang bisa dimainkan. Pun dengan berbagai kuliner tradisional yang kian jarang ditemui.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#event radar kediri #Festival Kuno Kini