JP Radar Kediri – Festival Kuno-Kini, festival UMKM terbesar se-Kediri saat ini sedang berlangsung di area Simpang Lima Gumul. Kegiatan gelaran Radar Kediri ini hadir menyambut masyarakat dari tanggal 23 Mei hingga 1 Juni 2023.
Festival Kuno-Kini gandeng ratusan UMKM dari lokal Kediri dan luar kota. Salah satu UMKM yang datang dari kota tetangga adalah UMKM Love Pink Manik. Love Pink Manik merupakan UMKM dengan produk perhiasan kerajinan tangan dari manik-manik yang dirangkai menjadi gelang dan gantungan kunci beraneka model.
Baca Juga: Stan Ramai Diserbu Pengunjung, Bukti Jajanan Tempo Dulu Tak Pernah Mati
“Ini produknya handmade, saya setiap hari produksi sendiri, bahannya ya dari manik-manik terus dirangkai secantik mungkin, jadi saya bisa pastikan kalau produknya hanya tersedia di sini dan tidak ada kembarannya” jelas Viona (35), pemilik usaha manik tersebut,, saat diwawancarai Radar Kediri pada Senin (26/5/2025).
Jalan empat hari gabung di stan UMKM Festival Kuno-Kini, pemilik usaha manik asal Blitar itu mengungkap bahwa rata-rata dalam sehari Ia berhasil meraup omset hingga 3 juta rupiah. Ia juga menambahkan bahwa waktu akhir pekan omsetnya naik hingga 5 juta rupiah.
Baca Juga: Ramai Pengunjung! Otak-Otak Ikan Tenggiri Diserbu di Festival Kuno-Kini 2025
“Awal merintis usaha modal saya 300 ribu, terus saya puterin terus, hingga akhirnya bisa berkembang dan jadi seperti ini” kata ibu dua anak itu.
Viona menjelaskan bahwa awal mula merintis bisnis hanyalah iseng semata. Hal itu bermula saat anak Viona yang gemar memakai perhiasan membeli manik-manik namun produk yang dibeli kurang menarik. Berangkat dari hal tersebut, Viona berinisiatif untuk membuat manik-manik sendiri dan menjualnya.
Baca Juga: Arum Manis Jadul Suwito Ramaikan Festival Kuno-Kini, Bawa Resep Sejak 1963
“Saya dulu belajar otodidak, dari youtube dari google, lama-lama bisa, hasilnya juga lumayan akhirnya saya jualin ke toko-toko” tambah Viona.
Produk yang dijual di stan Love Pink Manik meliputi gelang, cincin, jedai bali, bando, gantungan kunci, gantungan handphone, pita rambut, dan masih banyak lagi. Selain memproduksi sendiri, Viona juga dipasok beberapa produk dari Jakarta hingga Bangkok, Thailand.
Baca Juga: Buka Layanan saat Libur, Disdukcapil Perbaiki Puluhan Blangko KTP Rusak di Festival Kuno Kini Kediri
Selama perkembangan bisnisnya, Viona sudah memiliki 2 karyawan yang bertugas untuk membantu memproduksi perhiasan manik-maniknya. Viona mengaku bahwa membuat manik-manik adalah bakatnya sehingga ia merasa enjoy saat memproduksi dalam jumlah dalam waktu yang singkat.
Love Pink Manik melakukan penjualan hanya di event-event luar kota dan kaki lima. Jika tidak ada event, Love Pink Manik dapat didapatkan di sekitar Taman Hijau SLG setiap akhir pekan. Untuk melakukan optimasi, Love Pink Manik terletak di 2 lokasi di Kuno-Kini. Masing-masing stannya kantongi omset jutaan perharinya.
Editor : Jauhar Yohanis