JP Radar Kediri - Festival Kuno Kini 2025 tak hanya menghadirkan pertunjukan budaya tradisional. Kegiatan yang digelar di Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri ini juga diramaikan dengan stan kuliner jajanan khas tempo dulu. Salah satu yang paling ramai diserbu pengunjung adalah stan milik Bu Eka warga kecamatan Pesantren Kediri, yang menjajakan aneka jajanan jadul.
Berbagai jenis jajanan tempo dulu disajikan di stan sederhana miliknya. Ada klepon, getuk, cenil, ongol-ongol, tiwul, ketan hitam, hingga lupis. Semuanya disusun rapi dan menarik perhatian pengunjung, terutama mereka yang ingin mengenang rasa masa kecil.
Baca Juga: Bikin Nostalgia, 6 Jajanan Jadul Ini Ternyata masih Ada di Pasar Tradisional Kediri
“Ada juga klepon varian baru, seperti klepon ubi, klepon labu, dan klepon coklat. Banyak pengunjung yang penasaran dan suka yang coklat,” ungkap Bu Eka kepada Radar Kediri, Senin (26/5).
Stan Bu Eka menjadi salah satu stand jajanan jadul yang paling ramai di arena festival. Dalam sehari, ia bisa meraup omzet hingga Rp1,1 juta sehari. Setiap porsi jajanan dijual seharga Rp.12 ribu, dan pembeli bebas mencampur jenis jajanan sesuai selera mereka.
“Alhamdulillah, omset di sini lumayan. Mungkin karena banyak yang kangen jajanan waktu kecil,” katanya.
Baca Juga: Manisnya Rambut Nenek, Pikat Pengunjung Kuno Kini Festival 2025 Kediri
Tak hanya mengundang pembeli, jajanan jadul ini juga membangkitkan kenangan bagi sebagian pengunjung. Salah satunya Bu Yanti, warga Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Ia datang bersama teman-temannya dan sengaja mampir ke stan Bu Eka karena tertarik dengan aneka jajanan tradisional.
“Saya memang lebih suka makanan zaman dahulu. Rasanya lebih sederhana tapi khas. Terkesan lebih tradisional dan mengingatkan masa kecil,” kata Bu Yanti, usai membeli klepon dan tiwul.
Bu Eka mengatakan, dirinya memang memilih berjualan jajanan tradisional karena ingin ikut melestarikan budaya kuliner lokal. Ia berharap generasi muda tetap mengenal makanan-makanan yang dulu begitu lekat dalam kehidupan masyarakat.
Baca Juga: Arum Manis Jadul Suwito Ramaikan Festival Kuno-Kini, Bawa Resep Sejak 1963
“Kalau nggak ada yang jual begini, anak muda nggak akan tahu kalau ada jajanan yang begini,” ujarnya.
Festival Kuno Kini 2025 berlangsung selama sepuluh hari, dari 23 Mei hingga 1 Juni. Selain kuliner, festival ini juga menampilkan pertunjukan tari tradisional, permainan jadul, hingga konser yang menarik.
Editor : Jauhar Yohanis