KEDIRI, JP Radar Kediri- Banyak hal yang bisa kita dapatkan di Festival Kuno Kini 2025 di Kawasan Simpang Lima Gumul (SLG).
Seperti ratusan orang yang antusias belajar berkreasi dengan janur kemarin. Peserta diajak membuat aneka kreasi daun kelapa muda itu. Antara lain membuat pedang dan burung dari janur.
Workshop ini dipandu oleh Suroso. Dia merupakan salah satu perajin janur terkemuka di Kediri Raya. Peserta beragam.
Mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak hingga anak-anak. “Kita membuat yang mudah-mudah dulu ya,” ucapnya kepada peserta workshop.
Di sesi pertama, Suroso mengajarkan tentang cara membuat pedang-pedangan. Untuk membuatnya, setiap peserta mendapatkan sehelai janur. “Pelan-pelan jangan terburu-buru,” tutur pria asal Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto.
Agar semakin semangat, Suroso juga memberikan hadiah kepada peserta. Hadiah itu diberikan untuk yang paling cepat membuat pedang dari janur tersebut.
Dan benar saja, para peserta berusaha mengerahkan kemampuan terbaiknya. Mereka berlomba menjadi yang paling cepat.
Selain membuat pedang dari janur, Suroso juga mengajak peserta membuat kreasi burung. Tentu, tahap kedua ini memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi.
Di hari pertama, ada peserta paling muda. Dia adalah Ali Bastomi. Bocah berusia 11 tahun ini diminta untuk ke depan panggung. “Di rumah sering membuatnya,” aku Ali ketika ditanya oleh Suroso.
Ali mengaku bahwa di belakang rumahnya di Desa/Kecamatan Kandat ini terdapat banyak janur. Sehingga untuk kerajinan janur, dia tinggal mengambil dari belakang rumah.
Editor : Andhika Attar Anindita