JP Radar Kediri - Festival Kuno Kini secara resmi dibuka di hari Jum’at 23 Mei 2025 pada pukul 15.00 di wilayah Taman Hijau Simpang Lima Gumul, Festival yang di gunakan untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Kediri yang ke-1221 itu mendapat banyak antusias dari banyak kalangan termasuk para pelaku UMKM maupun pendatang yang datang mulai dari anak kecil hingga dewasa.
Didukung dari lebih 200 UMKM dan pelaku usaha yang ikut berpastisipasi di event, menjadikan kuno kini menjadi event yang sangat meriah dan rame di Kabupaten Kediri. Tidak hanya pelaku UMKM makanan saja yang ikut meramaikan, namun juga dari bidang fashion juga yang ikut serta.
Pelaku usaha dari bidang fashion pakaian juga menjadi lokasi yang banyak dikunjungi dalam event kuno kini, terlebih terdapat beberapa stand di bagian fashion yang banyak mendagangkan pakaian-pakaian branded dengan harga yang murah, atau dalam banyak orang mengenal dengan istilah thrifting baju.
Thrifting secara pengertian lebih mengarah pada kegiatan berbelanja produk bekas, yang di nilai memiliki harga yang lebih murah, sehingga di anggap hemat. Kegiatan trifthing seperti berbelanja prduk bekas ini biasanya berupa produk local maupun impor.
Meskipun produk bekas, barang – barang thrifting ini cukup banyak dicari terlebih bagi mereka kalangan anak muda hingga dewasa, dikarenakan pakaian-pakaian yang dijual memiliki nilai tersendiri untuk dijual, seperti kualitas yang bagus, dan juga pakaian ber-merk atau branded.
“Saya hampir dibilang sering pergi berbelanja pakaian thrifting seperti ini, karena menurut saya karena harganya murah, kualitas masih bagus, dan terlebih biasanya di thrifting saya sering menemukan merk-merk pakaian yang branded.” ucap Rara saat ditemui di tempat thrifting.
Thrifting di festival kuno kini menjadi salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi. Terlebih dikarenakan adanya stand yang menjualkan barang thrifting disana, tentu akan menjadi magnet tersendiri untuk kalangan anak muda yang suka dan hobi untuk mencari pakaian-pakaian bagus dan branded di tempat thrifting.
Edwin warga Ngasem Kediri yang ikut serta sebagai penjual pakaian thrifting mengatakan bahwa alasanya mendagagangkan pakaian thrifting ialah karena banyaknya rekomendasi dari teman-temanya yang juga masih usia muda. Ia juga menyebutkan bahwa banyak barang brand ber merk yang dijualkan.
“Dulu alasan saya jualan pakaian Thrifting karena banyak rekomendasi dari temen-temen muda saya, yang bilang kalau thrifting banyak dicari anak muda, selain itu disini banyak sekali pakaian ber merk branded yang banyak dicari sama anak muda. Seperti Nike, Adidas, Levi’s, Uniqlo, The North Face dan masih banyak lagi.” ujarnya
Baca Juga: Siap-Siap Nostalgia Dangdut Jadul Bareng Band ODGJ, Segera Sapa Pengunjung Festival Kuno-Kini di SLG
Edwin juga menambahkan bahwa harga pakaian thrifting yang dijual distandnya cukup beragam, dan sudah bisa dibeli mulai harga 50 ribu rupiah. Hal ini menjadikan suatu hal yang menggiurkan untuk para anak muda yang suka mencari pakaian thrifting di festival kuno kini.
Editor : Jauhar Yohanis