KEDIRI, JP Radar Kediri–Panitia menyiapkan banyak kejutan untuk pengunjung Festival Kuno-Kini.
Salah satunya dengan menghadirkan Band ODGJ dengan dangdut jadul andalan mereka. Masyarakat yang ingin bernostalgia pun bisa bergoyang dan berdendang bersama di ajang pameran terbesar Kediri Raya itu.
Manager Event Jawa Pos Radar Kediri Puspitorini Dian Hartanti mengatakan, di panggung Festival Kuno-Kini nanti akan disiapkan berbagai jenis pertunjukan musik. Salah satunya grup musik ODGJ Sinar Djaja.
“Para pecinta musik dangdut jadul bisa berkunjung ke area pameran untuk menyaksikan pentas para musisi kesayangan mereka secara gratis. Ini terbuka untuk umum,” ungkap Dian.
Lebih jauh Dian mengatakan, para pemusik yang pentas mayoritas berasal dari wilayah Kediri Raya. “Ini (pentas musik, Red) merupakan penyelarasan dari pertunjukan musik modern. Jadi, pengunjung yang suka musik dangdut juga terhibur nanti,” lanjut Dian tentang acara yang merupakan rangkaian peringatan HUT Ke-1221 Kabupaten Kediri itu.
Dian memastikan, para seniman yang dihadirkan memiliki ciri khas tersendiri. Seperti grup band ODGJ dengan gaya khas jadulnya.
Baik lagu maupun pakaian yang dikenakan oleh personelnya berkonsep tradisional. Sehingga, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dari berbagai kalangan usia.
“Kami mengajak masyarakat Kediri Raya untuk tidak melewatkan kesempatan menyaksikan pertunjukan musik jadul selama pelaksanaan pameran. Jangan sampai terlewat,” tutur Dian mengingatkan.
Untuk diketahui, pentas musik ini akan digelar di panggung utama atau main stage. Pertunjukan digelar pada Minggu (25/5) nanti. Mulai pukul 18.30 sampai pukul 22.00.
“Musik dangdut (ODGJ Sinar Djaja, Red) ini biasanya disukai oleh pecinta orkes dangdut. Terutama mereka yang menyukai lagu dangdut lawas,” tandas Dian tentang pentas grup musik di pameran yang setiap harinya buka pukul 10.00 hingga pukul 22.00 itu.
Seperti diberitakan, Festival Budaya Kuno-Kini akan menjadi paket hiburan lengkap bagi masyarakat.
Selain menyediakan berbagai jenis produk UMKM, gelaran di belakang Gumul Paradise Island (GPI) SLG itu akan diisi dengan pentas seni budaya, berbagai jenis kuliner kekinian hingga jadul, serta pertunjukan musik dengan berbagai genre.
Tidak hanya itu, dalam pameran mulai 23 Mei hingga 1 Juni nanti panitia juga menyiapkan kompetisi dan workshop yang beragam.
Tidak ketinggalan permainan jadul bagi pengunjung. Yang bisa memenangkan permainan akan mendapat doorprize menarik.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira