KEDIRI, JP Radar Kediri - Kediri Beauty Fest (KBF) 2025 tidak hanya melulu tentang perawatan wajah. Di penghujung acara, ada kelas nail art atau perawatan kuku dari Azarine.
Wulandari, pemateri kelas nail art di Kediri Beauty Fest 2025 ini disajikan untuk para pemula. Karena itu, materi yang diberikan untuk tingkat dasar.
“Tema kelas kali ini lebih ke basic jadi tentang langkah awal yang diaplikasikan bagi pemula yang ingin membuka nail art,” imbuhnya.
Perempuan asal Kediri itu menjelaskan, di kelas nail art peserta akan tahu bagaimana awal sebelum dilakukan perawatan hingga mengaplikasikannya.
Meski kebanyakan masih pemula, hasil praktik nail art-nya lumayan bagus.
“Meski pemula, namun kreasi mereka sudah bagus. Mulai paduan warna hingga pembuatan motif,” ungkap pemilik Angel Nail Art Kediri.
Dari semua peserta yang hadir, Wulandari memilih dua peserta untuk mendapatkan hadiah.
Dua peserta ini mendapatkan hadiah karena hasil karya nail art-nya sesuai dengan penilaian. Mulai dari motif dan kerapiannya.
“Tadi yang menang dapat membuat motif boneka dan heart, hasil karya rapi tidak bergelembung,” pungkasnya. Antusias peserta nail art tidak hanya berasal dari Kediri saja namun juga ada yang datang dari Tulungagung.
Salah satu pesertanya adalah Salwa Diyah Latifah. Perempuan asal Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri ini menjadi salah satu peserta yang mendapatkan hadiah.
“Tadi dapat materi untuk pemula, mulai dari manicure hingga pengaplikasian awal saat nail art,” ungkap Diyah.
Diyah mengaku sudah sering mengikuti kelas nail art. Menurutnya, bahwa teknik nail art itu beragam.
Beda pengajar, beda juga teknik nail artnya. Meski dengan peralatan yang terbatas, namun ia berhasil membuat nail art dari perpaduan tiga warna dengan hiasan orang bawa hati.
“Tema nail art-nya tentang valentine,” ungkapnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah