Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Silvy Kumalasari Siap Hibur Puluhan Penerima Penghargaan Radar Kediri Awards 2024

Ayu Ismawati • Selasa, 24 September 2024 | 17:40 WIB
NUANSA TRADISIONAL JAWA: Panitia menyiapkan lokasi penye lenggaraan Radar Kediri Awards di Insumo Kediri Convention Center malam ini (24/9)
NUANSA TRADISIONAL JAWA: Panitia menyiapkan lokasi penye lenggaraan Radar Kediri Awards di Insumo Kediri Convention Center malam ini (24/9)

KEDIRI, JP Radar Kediri - Ajang apresiasi tertinggi untuk puluhan tokoh dan lembaga tahun 2024 di Kediri Raya, akan digelar malam ini (24/9). Acara yang dihelat oleh Jawa Pos Radar Kediri di Insumo Kediri Convention Center (IKCC) itu akan dimeriahkan dengan penampilan istimewa dari sinden dan seniman campursari Silvy Kumalasari.

Manajer Event (Offprint) Jawa Pos Radar Kediri Puspitorini Dian Hartanti mengatakan, Radar Kediri Awards selalu menghadirkan tema yang berbeda setiap tahunnya.

Tahun ini, gelaran  yang sudah diselenggarakan sejak 2018 itu mengangkat tema tradisional Jawa.

“Jadi para tamu undangan juga diharapkan bisa mengenakan pakaian bernuansa tradisional Jawa,” ujarnya.

Perempuan yang akrab disapa Dian itu menambahkan, acara tidak hanya diisi dengan penyerahan penghargaan kepada penerima saja.

Melainkan akan ada pertunjukkan seni yang memadukan seni tradisional dengan seni kontemporer.

Seni tradisional berupa pertunjukan wayang, tari, dan campursari yang dikemas dalam format pertunjukkan yang baru.

Pertunjukan seni tradisi itu akan digabungkan dengan seni kontemporer. Yakni, dengan memanfaatkan teknologi animasi dan permainan pencahayaan.

“Di tengan pagelaran seni itu, akan ada penampilan dari Silvy Kumalasari yang membawakan Kidung Reksabumi,” urainya menyampaikan sedikit bocoran perhelatan nanti malam.

Untuk diketahui, Kidung Reksabumi lebih dulu dipopulerkan oleh sinden campursari Sindy Purbawati. Kidung itu berkisah tentang konflik antara manusia dengan alam.

Di mana, akibat ulah manusia, bumi semakin mengalami kerusakan. Kerusakan alam itu juga berdampak pada berbagai bencana alam yang berujung hilangnya banyak nyawa.

Tak hanya seputar isu kerusakan alam akibat ulah manusia, kidung itu juga menyoroti konflik antarsesama manusia yang terus berkepanjangan.

Sifat ketamakan dari manusia kerap berujung pada perpecahan di masyarakat. Pesan-pesan moral itu akan dikemas dalam format pertunjukkan seni kontemporer di aula IKCC nanti malam.

Untuk diketahui, perhelatan Radar Kediri Awards ke-7 ini mengusung konsep penilaian baru. Yaitu dengan melibatkan Radar Kediri Institute (RK Institute), atau lembaga semi otonom yang melakukan riset dalam menentukan penerima penghargaan sesuai kategori yang disediakan.

“RK Institute ini adalah lembaga semi-otonom di bawah naungan Jawa Pos Radar Kediri. Yang bergerak di bidang penelitian dan pengembangan. Serta menyelenggarakan berbagai pelatihan mulai jurnalistik, manajemen, hingga digital marketing,” terang Direktur JP Radar Kediri Kurniawan Muhammad.

Setelah melakukan riset selama satu tahun terakhir, hasilnya ada 64 tokoh dan Lembaga yang akan mendapatkan penghargaan Radar Kediri Awards.

Itu terdiri dari kategori Inspirational Figure atau perorangan, serta Good Governance atau lembaga, organisasi, badan, dan atau perusahaan.

Dari dua kategori itu, masing-masing dibedakan menjadi kategori useful achievements, wide-ranging achievements, dan growing achievements.

Beberapa tokoh yang menerima penghargaan ini antara lain tokoh agama Kiai Haji Douglas Toha Yahya atau Gus Lik yang berpulang Sabtu (21/9) lalu, aktivis lingkungan Endang Pertiwi, guru teladan Marga Cistha, hingga aktivis disabilitas Umi Salamah.

Seluruh penghargaan tersebut akan diserahkan malam ini (24/9) di IKCC, Jalan Urip Sumoharjo 90 Kota Kediri.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #Penghargaan Radar Kediri Award 2024 #radar kediri award 2024 #IKCC #jawapos #SILVY KUMALASARI