Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Inilah Para Jawara School Contest XVI: Gonta-ganti Ide, Uang Hadiah Habis untuk Traktiran

Ayu Ismawati • Rabu, 31 Juli 2024 | 17:00 WIB
KREATIF: Aulia Hasna menunjukkan hand painting karyanya yang berhasil menjuarai salah satu ajang di SC XVI .
KREATIF: Aulia Hasna menunjukkan hand painting karyanya yang berhasil menjuarai salah satu ajang di SC XVI .

KEDIRI,JP Radar Kediri-Aulia Hasna antusias menceritakan pengalamannya. Ketika mengikuti Sneakers Hand Painting, salah satu lomba di ajang School Contest XVI GenZverse: Beyond Creavity. Meskipun baru pertama kali mengikuti lomba seperti itu, dia bisa mencapai gelar prestisius. Juara!

“Awalnya memutuskan ikut (School Contest) karena disuruh guru. Eh kamu ikut lomba handpainting ini ya,” cerita siswa kelas XII jurusan tata busana di SMKN 3 Kota Kediri ini.

Bukan tanpa alasan gurunya memberi rekomendasi seperti itu. Selama ini dia dinilai unggul dalam kemampuan handpainting. Salah satu mata pelajaran pilihan (matpil) di sekolahnya. Karena itu dia terbiasa melukis di media produk pakai seperti baju, tas, atau sepatu.

“Nilai di matpil (mata pelajaran pilihan, Red) handpainting bagus. Makanya disuruh coba ikut kemarin,” beber gadis kelahiran 2006 itu.

Toh, pelajar asal Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri ini tetap saja merasa kesulitan selama mengikuti perlombaan itu. Terlebih, dia memilih desain yang rumit untuk diaplikasikan di media sepatu yang kecil.

Kesulitan sudah dia rasakan sejak masa persiapan. Beberapa kali latihan dengan mempraktikkan langsung desainnya. Mulai dari latihan di media kertas yang dibentuk sesuai ukuran sepatu hingga langsung praktik di sepatu miliknya sendiri.

“H-5 lomba itu saya ganti desain. Karena waktu saya praktikkan di rumah, ternyata jelek hasilnya,” aku gadis yang kerap mencari inspirasi gambar di situs seperti Pinterest itu.

Kendala tak berhenti sampai di situ. Mendekati pelaksanaan lomba, kebetulan juga bertepatan dengan jadwal kegiatannya di sekolah.

“Awalnya hampir nggak jadi ikut karena sehari sebelumnya harus menyelesaikan baju batik. Karena kebetulan waktu itu pas ada MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah, Red) di sekolah. Dan ada acara fashion show yang bajunya saya buat,” bebernya.

Meskipun sempat berganti-ganti dan bingung mengambil ide, hasil polesan kuasnya di sepatu berwarna putih itu berhasil menarik perhatian dewan juri. Yang membawanya tampil sebagai juara. Menyisihkan belasan peserta lain.

Desain karyanya identik dengan warna vibrant. Objek pegunungan dia padukan dengan ilustrasi langit yang penuh warna. Padu-padan warna cerah itu dia aplikasikan di media sepatu kanvas dalam waktu kurang dari 3 jam.

“Saya suka gambar itu pokoknya yang nggak ada gradasinya, tapi banyak warna. Meskipun lebih rumit, tapi bagus hasilnya,” kelakarnya terkait preferensi menggambarnya selama ini.

Menurutnya, kemenangan itu tak lepas dari dukungan keluarga dan teman-teman dekatnya. Karena itulah, dia membagi kebahagiaan bersama teman-temannya.

“Uangnya (hadiah juara, Red) sudah habis. Saya pakai buat traktir teman-teman,” ujarnya diikuti tawa.

Hal itu semata-mata dia lakukan sebagai wujud syukurnya. Pelajar kelas XII itu berjanji akan mentraktir teman-temannya jika berhasil jadi juara.

“Sebelumnya kan bilang, ‘doain menang ya. Nanti kalau menang, aku traktir.’ Alhamdulillah. Mumpung ada uang juga,” tutupnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #Painting #school contest radar kediri #GenzVers School Contest #jawara #sneakers #jawa pos #hand