KEDIRI, JP Radar Kediri- Hari pertama final party School Contest XVI-GenZverse: Beyond Creativity berlangsung meriah kemarin. Acara yang digelar di Convention Hall itu dipadati para pengunjung. Salah satu yang membuat semarak adalah penampilan maskot peserta Mading Wars.
Tidak hanya, performance madingnya saja yang menyita perhatian. Peserta juga berlomba-lomba berkreasi membuat maskot terbaik. Terbukti saat satu per satu maskot tampil di panggung. Keriuhan dan tepuk tangan pengunjung langsung membahana.
“Kami berusaha memberikan yang terbaik dalam ajang ini,” ujar Nadin Dwi Rahayu, salah satu perwakilan tim mading SMAN 7 Kota Kediri.
Total, ada puluhan peserta mading wars. Tepatnya, ada enam peserta dari tingkat SMP sederajat. Sisanya, sebanyak 14 peserta berasal dari tingkat SMA sederajat. Tidak hanya dari Kabupaten dan Kota Kediri saja. Ada juga peserta yang datang jauh-jauh dari Kabupaten Nganjuk dan Tulungagung.
Tema yang diangkat pun beragam. Seperti tim mading dari SMK PGRI 1 Kediri. Mereka mengangkat terkait jalur hijau. Mading tersebut juga menggambarkan kondisi di sekolahnya. “Di sekolah kami juga menerapkan konsep tersebut,” ucap Catur Aditya Nugroho, salah satu perwakilan tim mading SMK PGRI 1 Kediri.
Penampilan maskot mading tidak hanya kemarin saja. Hari ini, masih ada 12 sekolah yang akan menampilkan maskot terbaiknya. Jangan sampai terlewat!
Kreasi Sneaker Hand Painting Buat Juri Kagum
Sneakers Hand Painting menjadi salah satu pembeda final party School Contest XVI-GenZverse: Beyond Creativity kemarin. Perlombaan yang bekerja sama dengan Yamaha ini diikuti oleh belasan peserta. Kreativitas para peserta sukses membuat tim juri kagum.
“Sesuai dengan temanya, peserta bisa berkreasi seluas-luasnya. Hasilnya sangat bagus,” ujar Afrizal Saiful Mahbub, salah satu juri tim juri Sneakers Hand Painting.
Meski bebas berkreasi, peserta tidak boleh membawa contekan. Namun, itu tidak menjadi masalah bagi para peserta. “Karya peserta banyak yang diluar ekpestasi,” tuturnya.
Sementara itu, Hendro Aryono selaku Promosi Departemen Yamaha Indonesia mengatakan bahwa perlombaan ini sesuai dengan tema pihaknya. Yaitu creativity. Salah satu kreativitas ini ditunjukkan dalam produk Yamaha Fazzio.
“Kalau kita lihat kreativitas dalam sepada roda dua ini dengan melakukan modifikasi tipis-tipis. Seperti penambahan aksesoris,” jelas Hendro.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah