KEDIRI, JP Radar Kediri - Berbagai keseruan mewarnai babak final Kompetisi Akademik Jawa Pos Radar Kediri 2024 kemarin. Ratusan pelajar dari Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk antusias mengikuti babak akhir kompetisi yang digelar di Kampus Universitas Islam Kadiri (Uniska) itu. Dari ratusan peserta, 27 pelajar terpilih sebagai juara dan membawa pulang berbagai hadiah.
Peserta mulai tiba di aula Gedung E Kampus Uniska Kediri sekitar pukul 07.00. Babak penyisihan yang diikuti oleh pelajar jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA itu berlangsung selama dua jam. Sebanyak 225 peserta mengerahkan kemampuan terbaiknya dan konsentrasi penuh dalam mengerjakan soal di babak final kemarin.
“3..,2..,1.., grand final Kompetisi Akademik Jawa Pos Radar Kediri dimulai!” seru Mu’alawi Suarman, panitia dari LBB Neutron Yogyakarta, diikuti countdown dua jam yang menandai dimulainya babak final kegiatan edukatif tersebut kemarin.
Di babak final, peserta mengerjakan soal dengan kesulitan yang ditingkatkan dari babak penyisihan sebelumnya. Karenanya, tak sedikit peserta yang merasa lebih tertantang dengan soal-soal yang diberikan.
“Agak kurang PD (percaya diri, Red) dengan hasilnya. Karena soal Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggrisnya menurut saya lebih sulit,” ujar Salwa, salah satu peserta dari MAN 2 Kediri.
General Manager JP Radar Kediri Chafid Suyudi menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Kompetisi Akademik 2024. Di babak penyisihan sebelumnya, sedikitnya 4.920 peserta ikut meramaikan event pendidikan ini. “Saya yakin yang dihasilkan dari kompetisi ini adalah yang betul-betul punya potensi juara,” ujarnya dihadapan ratusan peserta.
Hal serupa disampaikan Ketua Panitia Kompetisi Akademik JP Radar Kediri 2024 Endro Purwito. Dia mengapresiasi para peserta yang lolos di babak final. Menurutnya, suatu kebanggaan bagi para peserta yang berhasil terseleksi hingga babak akhir tersebut.
Endro menegaskan, Kompetisi Akademik 2024 yang bekerja sama dengan LBB Neutron Yogyakarta dan Uniska Kediri ini merupakan salah satu upaya mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Sekaligus bentuk komitmen Jawa Pos Radar Kediri dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar dan menengah di Kediri Raya.
Kompetisi Akademik 2024, jelas Endro, juga menjadi wadah bagi siswa untuk menguji pemahaman akademiknya. Meski demikian, menurutnya babak final bukan berarti akhir dari perjalanan para peserta. “Justru ini merupakan awal dari perjalanan adik-adik sampai bisa meraih masa depan,” tandasnya.
Dalam kesempatan kemarin Endro juga berterima kasih pada berbagai pihak yang sudah mendukung Kompetisi Akademik 2024. Mulai Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kediri dan Wilayah Nganjuk. Kemudian, Dinas Pendidikan Kota Kediri, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk.
Termasuk dukungan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri, Kemenag Kota Kediri, dan Kemenag Kabupaten Nganjuk. Ada pula dukungan koneksi internet dari ASTINet PT Telkom Indonesia juga membantu kelancaran event pendidikan kemarin.
Untuk diketahui, di final Kompetisi Akademik 2024 kemarin peserta juga mendapat sesi character building motivation dari motivator Munif Toha Mahsuni. Dipuncak acara, turut diumumkan masing-masing tiga pemenang dari setiap jenjang di tiga daerah.
Para juara yang beruntung itu membawa pulang berbagai hadiah menarik. Mulai dari uang tunai, medali, sertifikat, hingga voucher bimbingan belajar di LBB Neutron Yogyakarta. “Semoga di masa depan, lomba ini bisa saya kenang dengan baik dan bisa bermanfaat saat di SMA. Dan, semoga tahun depan bisa diadakan lagi,” ujar Margaretha Joanna Alessandra, juara 1 kategori SMP/MTs dari Kota Kediri.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah