KEDIRI, JP Radar Kediri – Tim juri dan panitia membeber sistem penilaian dalam Kompetisi Akademik Jawa Pos Radar Kediri (JPRK) 2024. Terutama terkait penentuan pemenang jika ada dua peserta yang meraih skor sama besar. Siapa yang didapuk sebagai juaranya?
Mu’alawi Suarman, panitia kompetisi akademik dari bagian pendidikan Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) Neutron Yogyakarta menjelaskan, jika ada lebih dari satu peserta yang nilainya sama tinggi, tim juri akan menerapkan skala prioritas.
“Pertama, akan dihitung dari nilai pembobotan mapel (mata pelajaran). Kedua, dilihat kecepatan akses login,” terang pria yang menjadi pemateri bersama Manajer Pemasaran JPRK Heri Muda Setiawan saat zoom meeting di kantor koran ini, Jalan Raya Gampeng 45, Desa/Kecamatan Gampengrejo.
Lebih jauh dia membeber teknik pembobotan mapel setiap jenjang pendidikan yang diujikan di babak penyisihan kompetisi akademik. Untuk tingkat SD/MI, urutan bobot tertinggi adalah soal numerasi matematika. Kemudian, literasi tentang ilmu pengetahuan alam (IPA), dan literasi bahasa Indonesia.
Sedangkan SMP/MTs, yang mendapat bobot paling tinggi adalah soal numerasi matematika, literasi bahasa Inggris, IPA, lalu bahasa Indonesia. Untuk SMA/MA/SMK urutannya terdiri atas soal numerasi pengetahuan kuantitatif dan penalaran matematika. Kemudian literasi bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.
“Bila skor bobot mapel masih imbang, juara akan ditentukan dari kecepatan login. Akan dilihat nanti, siapa (peserta) yang login lebih cepat,” tegas pria yang karib disapa Pak Arman ini.
Login, lanjutnya, merupakan proses masuk bagi peserta mengakses sistem komputer. Yakni waktu untuk membuka link (tautan) lembar jawab komputer (LJK) digital. Sehingga, data peserta dapat diidentifikasi. Kenapa ini jadi prioritas? “Karena kami ingin memberi apresiasi peserta yang antusias,” ungkap pria asli Wonosobo, Jawa Tengah ini.
Dalam interaksi online dengan perwakilan guru dan operator sekolah/madrasah di Kota/Kabupaten Kediri dan Nganjuk itu, panitia memutuskan waktu login babak penyisihan 19 Juni nanti pukul 09.00. Saat itu pula, peserta bisa mulai mengerjakan soal secara online. “Batas maksimal login pukul 10.00. Namun, batas akhir mengerjakan soal sampai pukul 12.00,” urainya.
Tidak ada penambahan waktu. Termasuk untuk revisi atau mengganti jawaban di LJK setelah logout. Karena itu, sebelum menutup link, peserta harus memeriksa kembali semua soal yang telah dikerjakan. “Pastikan lagi (jawaban soal), sudah benar atau belum, sebelum menekan tombol selesai,” tutur Arman.
Heri menambahkan, skoring jawaban benar adalah dikali satu. Jika salah atau tak menjawab, nilainya nol. Pada babak penyisihan nanti, panitia siap mendistribusikan naskah soal di dalam koran Radar Kediri. “Tanggal 19 Juni nanti, sebelum peserta login, soal kompetisi akademik sudah sampai di sekolah,” paparnya.
Sementara itu, Direktur JPRK Kurniawan Muhammad menyatakan, tujuan Kompetisi Akademik untuk meningkatkan literasi dan numerasi di lingkungan pendidikan. Selain itu, juga sebagai sarana berlatih anak didik mengasah kemampuan akademiknya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah