KEDIRI, JP Radar Kediri — Waktu pendaftaran Kompetisi Akademik tinggal tersisa tujuh hari lagi. Peserta individu bisa mendaftar hingga tanggal 25 Mei. Sedangkan untuk pendaftaran kolektif dibuka hingga 30 Mei. Pendaftar kolektif minimal 100 peserta akan mendapat publikasi gratis di koran Jawa Pos Radar Kediri.
Ketua Panitia Kompetisi Akademik 2024 Jawa Pos Radar Kediri Endro Purwito mengatakan, publikasi gratis akan diberikan untuk pendaftar kolektif terbanyak dari jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA. “Berita tentang profil sekolah, program, maupun prestasi akan dimuat di halaman koran Jawa Pos Radar Kediri sebagai bonusnya,” kata Endro.
Syaratnya, minimal pendaftar kolektif harus mencapai 100 siswa. Pemberian bonus publikasi itu menurut Endro merupakan bentuk komitmen panitia terhadap upaya pengembangan pendidikan di daerah. Termasuk, apresiasi atas semangat peserta didik dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.
“Untuk pendaftaran kolektif masih kami buka hingga 30 Mei. Peserta didik yang berminat menguji pemahaman literasi numerasinya bisa mendaftar secara kolektif melalui sekolah masing-masing,” lanjut Endro.
Untuk diketahui, event pendidikan ini bekerja sama dengan Lembaga Bimbingan Belajar (Lembimjar) Neutron Yogyakarta. Tidak seperti olimpiade yang cenderung eksklusif karena hanya bisa diikuti siswa paling pintar saja. Kompetisi ini layaknya sebuah simulasi. Sehingga, semua peserta didik dari berbagai tingkatan kelas bisa berpartisipasi.
Tujuannya, tak lain untuk menguji sejauh mana siswa sudah menyerap ilmu-ilmu pengetahuan yang diterangkan di bangku sekolah. Selain itu, juga menantang siswa untuk lebih percaya diri menguji kemampuan akademiknya di ruang pembelajaran yang lebih luas. “Karena kompetisi ini juga akan diikuti siswa dari tiga wilayah. Yaitu Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk,” tandasnya.
Sementara itu, Kompetisi Akademik juga tidak hanya menyasar siswa di sekolah reguler. Tetapi juga peserta didik dari madrasah. Terkait kegiatan ini, Kemenag Kota Kediri juga memberikan dukungannya.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri Aminatun mengatakan, melalui kegiatan seperti ini juga bisa mengenalkan kepada masyarakat tentang eksistensi madrasah. “Agar masyarakat umum mengetahui bahwa pendidikan di madrasah sama dengan di sekolah-sekolah umum,” ujar Aminatun mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi tersebut.
Sebagai informasi, Kompetisi Akademik 2024 digelar sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Hal itu juga sejalan dengan pendidikan yang diamanatkan melalui Kurikulum Merdeka Belajar. Kompetisi Akademik juga bentuk implementasi UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Pasal 3 dan 5. Yakni, pendidikan diselenggarakan dengan menumbuhkan budaya membaca, menulis, dan berhitung.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah