KEDIRI, JP Radar Kediri- Perputaran uang yang terjadi di arena Pekan Budaya Kediri Kuno-Kini tergolong tinggi. Hingga selesai kemarin, total omzet yang diperoleh stan-stan peserta mencapai miliaran rupiah. Bahkan, dua stan otomotif yang mengikuti pameran-Yamaha dan Honda-juga mencatatkan puluhan penjualan selama pameran.
“Kami bersyukur pelaksanaan Festival Budaya Kediri Kuno-Kini bisa mendorong pertumbuhan perekonomian melalui transaksi yang berlangsung selama pameran,” kata penanggung jawab acara yang juga Manajer Event Jawa Pos Radar Kediri Puspitorini Dian Hartanti.
Klaim perputaran uang tersebut berdasarkan survei yang dilakukan panitia. Menurut Dian, ada 70 dari 105 stan kuliner yang dipantau transaksi hariannya. Hasilnya, dari stan yang dipantau tersebut mendapatkan omzet senilai 1,57 miliar selama pameran.
“Ini belum termasuk omzet di dua hari terakhir yang belum sempat terekap,” sambung Dian.
Stan kuliner yang mendapatkan omzet tertinggi ada pada stan nomor 49. Lapak yang menjual parcel Lebaran itu rata-rata meraup pendapatan hingga Rp 11,8 juta per hari. Jika dikalikan selama 15 hari, total omzetnya mencapai Rp 177 juta.
Stan lainnya membukukan omset yang variatif. Seperti Garasi Ngadiluwih misalnya, yang mencatat pendapatan rata-rata Rp 6,8 juta per hari. Kemudian stan nomor 116 yang yang mengaku mendapatkan omzet rata-rata Rp 4,5 juta per hari.
Bagaimana dengan non-kuliner? Berdasarkan keterangan para pemilik stan, nilai omzetnya juga tidak kecil. Dari total 44 stan terkumpul nilai Rp 1,34 miliar.
Contohnya di stan otomotif Yamaha. Pabrikan ini mencatatkan 11 transaksi jadi selama pameran. Dengan rata-rata harga Rp 31 juta. Bila ditotal berarti terjadi transaksi senilai Rp 341 juta.
Kemudian ada stan nomor 66 dengan omzet Rp 4,8 juta per hari. Juga stan nomor 84 yang omzetnya hingga Rp 4 juta per hari.
Terkait hasil tersebut, Dian merasa perlu mengucapkan terimakasih kepada seluruh stan yang sudah berpartisipasi. Dia berharap kegiatan serupa dapat kembali berlangsung di tahun-tahun berikutnya.
Sementara itu, rangkaian Festival Budaya Kediri Kuno-Kini berakhir tadi malam. Ditandai dengan penampilan reog dan Jaranan dari Putro Sriwijoyo di panggung utama.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah