KEDIRI, JP Radar Kediri- Peluncuran motif batik baru, Padma Sangkha, akan mewarnai ajang Kediri Fashion Batik Festival (KFBF) 2023. Motif dengan ciri bunga teratai ini merupakan desain dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kediri. Yang akan semakin memperkaya corak batik Kediri. Yang sebelumnya juga sudah memiliki motif khas berupa lidah api dan gringsing.
“Akan ada peluncuran batik terbaru di KFBF 2023 ini, ,” ujar Embran Nawawi, fashion conceptor ajang bergengsi ini.
Menurut Embran, padma sangkha terinspirasi dari lencana Kerajaan Khadiri di masa pemerintahan Raja Sri Kameswara, abad ke-12. Lencana ini tertera pada Prasasti Ceker yang ditemukan di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Berbentuk ornamen kerang bersayap yang disebut cangkha (sangkha, Red). Yang merupakan salah satu atribut para dewa-dewi Hindu. Penggambaran ornamen sangkha dalam berbagai relief biasanya disertai dengan padma sebagai simbol bunga suci kedewataan.
Sementara itu, pelaksanaan KFBF 2023 tinggal dua hari lagi. Berlangsung Sabtu malam (11/11) di area Simpang Lima Gumul (SLG). Pemilihan lokasi karena SLG merupakan wisata buatan terbaik se-Jawa Timur 2023. Denganmendapatkan penghargaan East Java Tourism Award 2023.
“Acara ini mengusung tema Padma Anindya Khadiri,” ucap Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kapubaten Kediri Tutik Purwaningsih. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemkab Kediri, Dekranasda Kabupaten Kediri, dan Jawa Pos Radar Kediri.
Belasan model akan tampil di catwalk. Memeragakan puluhan busana karya tujuh kreator fashion dan sebelas maestro batik. Dengan dua gaya busana, yaitu carrier wear dan gala fashion. Tak hanya para model dan muse yang akan tampil, namun juga ada fashion show dari 12 duta wisata.
“Di antara sebelas model, kami menghadirkan satu model asal Kediri yaitu Nova Reta,” terang Embran.
“Senang rasanya saya bisa bergabung dalam acara KFBF 2023 ini,” ujar Nova Reta, 25, model cantik asli Kediri, yang dihubungi terpisah.
Nova mengaku bangga bisa mengenakan dan memperagakan berbagai karya busana batik maupun aksesoris karya desainer lokal. Model yang memiliki tinggi badan 173 sentimeter ini juga berharap bahwa KFBF 2023 ini bisa menjadi wadah bagi para perajin, desainer, maupun UMKM yang berpartisipasi.
Nantinya, dalam acara ini ada pula kostum karnaval yang ditampilkan. Kostum karnaval ini dibuat oleh SMKN 1 Ngasem. Yang menggunakan kain batik gringsing. Acara yang terbuka untuk umum ini bakal semakin meriah dengan pameran UMKM dari IKM Kabupaten Kediri. Terdiri dari 10 stan.
Editor : Anwar Bahar Basalamah