Peran mereka tidak mudah. Harus bisa menjadi wadah bagi warga. Terutama dalam mengatasi berbagai permasalahan yang muncul.
“Awal yang berat (tapi) berakhir menjadi manis,” ucap Mulyono. Lelaki ini adalah ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Maju Lancar. Pokmas di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, yang terpilih sebagai Pokmas Terbaik dalam Prodamas Plus Award 2023.
Mulyono mengatakan, dalam Prodamas Plus, pokmas punya peran penting. Mereka bertugas melakukan swakelola Prodamas Plus. Anggotanya dipilih dari warga melalui musyawarah kelurahan.
Untuk Pokmas Maju Lancar dibentuk pada 2021. Beranggotakan tujuh orang, yang kebetulan semuanya pria. Tugas mereka adalah mengarahkan tiap-tiap RT dalam melaksanakan Prodamas Plus. Menampung semua permasalahan yang muncul. Mendiskusikannya agar semuanya bisa terurai dengan baik.
“Kami saling mengasah, saling mengasuh,” lanjut pria berkaca mata ini.
Khusus di Kelurahan Pojok, hanya ada satu pokmas. Padahal, jumlah RT-nya mencapai 49. Karena itulah tujuh anggotanya-Mulyono, Samsul Ma’arif, Miftahudin, Ahmad Khodori Muslih, Martono, Irwan Agus Saputro, dan Siswanto-harus bekerja ekstra.
Mereka terbagi dalam tiga tim. Terdiri dari tim perencana, pelaksana, dan pengawas. Kemudian melakukan evaluasi setiap minggu. Dalam evaluasi inilah akan muncul keluh kesah anggota selama di lapangan.
Kesulitan mereka adalah menghadapi beragamnya karakter warga. Mereka punya pemikiran yang berbeda-beda. Karena itulah peran mereka sebagai pokmas sangat dibutuhkan.
“Sebelum pelaksanaan Prodamas Plus tahun anggaran 2022 kami undang semua RT untuk berembug. Menyampaikan permasalahan yang ada,” terang Mulyono.
Mereka harus mampu menyelami semua karakter warga. Ada yang mudah, dan ada yang perlu pendekatan khusus.
“Setiap dari kami sudah pernah menghadapi warga yang memiliki karakter sulit,” sambung Martono.
Pria 43 tahun ini menyebut, karakter sulit itu seperti warga yang tidak mau terlibat, emosi suatu kelompok karena masalah infrastruktur, dan bentuk protes yang lahir dari penjelasan tak sepaham antarwarga. “Di titik itu peran asuh kami. Yang kemudian kami kumpulkan, mengadakan musyawarah. Hingga akhirnya masalah bisa terselesaikan dengan baik,” terangnya.
Di Kelurahan Pojok, ada enam RT yang masuk tahap penilaian lapang Prodamas Plus Award 2023. Yang telah melaksanakan program di bidang infrastruktur, ekonomi, serta pendidikan dan kepemudaan. Mulai dari pembangunan saluran drainase, pembangunan bak penampungan air, taman butorantas, keperluan kelompok tani, pembaruan balai RT, pengadaan alat hadroh, dan pelaksaan pendidikan berupa English Massive.
Keberhasilan dalam pelaksanaan Prodamas Plus TA 2022 adalah dibangunnya saluran drainase sepanjang 1.145 meter. Yang telah dirasakan manfaatnya oleh dua RW dan 16 RT. Setelah ada drainase tersebut, warga bersyukur karena tidak terjadi banjir besar lagi. Sebelumnya, setiap musim hujan selalu banjir yang mencapai pinggang orang dewasa.
“Prodamas Plus ini sangat membantu. Menjadi lapangan kerja bagi buruh harian lepas yang ada di Kelurahan Pojok,” ujar Lurah Pojok Wahyu Artisah.
Untuk membangun drainase ini butuh 80 hari. Melibatkan 97 pekerja, yang semuanya warga Kelurahan Pojok. Sebagian adalah pemulung di sekitar tempat pembuangan sampah akhir (TPA).
“Prodamas juga bisa menjadi ladang nafkah bagi mereka yang membutuhkan,” tambah Wahyu.
Menurutnya, Pokmas Maju Lancar membangun imunitas tim untuk prasangka yang baik. Sehingga bisa mendapatkan kepercayaan dari lurah dan warga.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah