Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mereka yang Berjaya di School Contest XV: Supaya Menang, Harus Berlatih Full Team

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 2 Oktober 2023 | 17:55 WIB

Photo
Photo

Grup-grup ini sudah terbiasa berselisih pendapat. Saat berlatih maupun membuat aransemen lagu. Semuanya terbayar setelah mereka tampil di panggung pemenang School Band Competition.

 

Enam siswa kelas XII SMAK St Augustinus Kediri tak asal comot kata Victorius sebagai nama band mereka. Ada filosofinya. Yaitu menjadi pemenang. Nilai filosofi yang akhirnya mereka wujudkan saat Final Party School Contest XV GenZverse : Time Traveler di atrium Kediri Town Square (17/9).

“Awalnya dari kata victory, terus kami ubah jadi Victorius,” ungkap Yoel Altimeu Exoudia Eka Cipta, keyboardis.

Harapan mereka tercapai dengan lagu ‘Galih dan Ratna’, ‘Kau Adalah’, dan jinggle Yamaha yang dibawakan dengan genre pop jazz. Toh, sebenarnya mereka mengaku sempat ragu lantaran waktu latihan yang singkat. Apalagi, dalam waktu singkat itu juga diwarnai dinamika. Diselingi dengan ketegangan antarpersonel. Khususnya terkait waktu latihan. Sering bentrok dengan jadwal masing-masing. Ada yang harus les, kegiatan gereja, dan mengerjakan tugas.

“Kalau dari anak-anak ada satu yang nggak mau latihan. Mending ga usah latihan, karena tidak maksimal,” terang Dedy Romato, guru musik sekolah tersebut.

Untungnya, kendala itu berhasil mereka lewati. Bahkan terbayarkan dengan menjadi juara satu. Tak hanya itu, Alicia Pascaline Setiawan, sang vokalis pun menyabet sebagai best vocal.

“Waktu di belakang panggung belum pergi-pergi nunggu nama saya dipanggil. Kayaknya dapet nih,” aku gadis yang sudah menduga mendapat gelar tersebut.

Soal perselisihan selama latihan juga dialami peraih juara dua, Molotov Band dari SMAN 3 Kota Kediri. “Kalau latihan harus full team,” kata Rifky Fandanu, pembina ekstra musik di sekolah tersebut.

Menurutnya, tak ada kendala berarti saat mendidik band tersebut. Band yang terdiri dari lima orang itu sudah memiliki chemistry. Itu karena sudah sering mengikuti ajang lomba. Meski sempat kecewa tak meraih juara pertama, mereka tetap senang. Apalagi, anggota band mendapat gelar best bass dan best guitar. Yakni Stenlu Alfons Mamangke dan Awong Pradana Rota.

Sedikit berbeda, peraih juara tiga, band Anastazie, tidak punya masalah seperti dua juara sebelumnya. Bagi  berlatih full team tidak terlalu menjadi masalah. Wiam Mufid, keyboardis dari band tersebut mengaku berlatih full dilakukan apabila sudah ada aransemen yang sudah disepakati.

“Kami juga jarang berdebat saat latihan,” terang remaja yang akrab disapa Wiam tersebut.

Dari grup band tersebut, Amanda Widya, berhasil mendapat gelar best drum. Dia mengaku tak menyangka gelar itu diraihnya. Padahal, dia mengaku sempat mengalami kendala teknis pada set drum.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#school contest #juara #genz verse #band