Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mereka yang Berjaya di School Contest XV: Heavy Rotation yang Ngepop pun Jadi Nge-Rock

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 2 Oktober 2023 | 17:05 WIB

 

Photo
Photo

Phoenix punya totalitas tinggi mengikuti School Band Competition. Grup band dari SMPN 1 Kota Kediri ini berlatih keras, tiga kali seminggu. Hasilnya, tak mengingkari proses yang mereka lakukan.

 

Band beranggota tujuh orang ini benar-benar menggoyang panggung Final Party School Contest XV GenZverse : Time Traveler di atrium Kediri Town Square (Ketos) Minggu (17/9). Lagu Heavy Rotation milik JKT-48 yang aslinya nge-pop itu dibuat lebih garang. Menjadi lebih nge-rock. Ditambah gesekan biola, membuat lagu ini benar-benar beda.

“Lagu ini paling lama kami latih. Aransemennya kami buat berbeda,” terang Jocellin Dascha Putri Wahyudi, sang vokalis Phoenix.

Dia tak bisa menutupi kegembiraannya, ketika akhirnya grupnya menjadi pemenang di kelompok SMP. Kerja keras dan totalitas berlatih pun terbayar lunas.

"Sangat bahagia (bisa menang). Kami senang sudah tampil sangat maksimal," sambungnya, dengan suara penuh kegembiraan.

School Band Competition tahun ini terasa menegangkan bagi mereka. Terutama melihat penampilan grup-grup lain yang relatif oke.

Bagi Phoenix, bukan pertama ini tampil di ajang tahunan yang dihelat JP Radar Kediri. Tahun lalu, sayangnya, mereka belum beruntung. Tapi, kegagalan itu  justru jadi tolok ukur mereka dalam mempersiapkan diri. Tahun ini mereka lebih keras lagi dalam berlatih.

Band beranggotakan Jocellin Dascha Putri Wahyudi, Satriyo Yuswantoro, Sienly Muhammad Henson Attaqiy, Jiemly Muhammad Henson Attaqiy, Azmi Naafiah, Agatha Nancy Diamanta, dan Azka Nabila Ardyanti ini bersiap khusus sebulan sebelum  kontes. Dalam seminggu tiga kali latihan. Dengan durasi sekitar dua jam.

Khusus Heavy Rotation, latihannya butuh waktu lebih lama. Sebab, mereka mengaransemen ulang. Keluar dari aransemen asli yang pop disco.

Kegembiraan juga terbaca dari para personel Ngastina Band dari SMP Kristen Petra. Mereka mendapat peringkat kedua. "Persiapannya sekitar satu hingga dua bulan," aku Thesalonica Gea S., salah seorang personilnya.

Gea, bersama Felicia Orlie, Nadya Trezelle, Obed Henoch, Rafael Laverdo, dan Nicrolesa Yafet berlatih di bawah pengawasan guru ekstrakurikuler mereka.

Meski sudah melakukan persiapan yang matang, namun mereka tidak menyangka jika akan mendapatkan juara ke kedua. "Kami nggak menyangka dapat menang, sebab pesertanya keren-keren dan punya potensi semua," ungkap siswi yang duduk dibangku kelas sembilan tersebut.

Gea mengatakan, sebelum tahu ada lagu wajib, mereka hanya berlatih lagu bebas. Praktis, lagu wajib hanya dilatih dua mingguan. "Untuk lagu bebas kami membawakan lagu Reborn dari Sandrian. Lagu tersebut sesuai dengan tema time traveler, " ungkap Gea.

Sedangkan tampil sebagai peringkat tiga adalah grup band lain dari SMPN 1 Kota Kediri, Charisma Projects Band. Grup ini berisi Ardhan Y.P Varsha, Lionel, Aldo, Chiyo, dan Vira. "Pastinya kami merasa senang walaupun belum bisa sesuai target," ujar Ardhan salah satu anggota band.

Remaja yang duduk di bangku kelas delapan ini becerita, persiapan  mereka sekitar dua minggu saja. Tidak hanya berlatih pagi hingga sore, namun malam hari juga. Namun untuk malam hari mereka hanya berlatih selama dua jam.

Menariknya, bila grup lain kebanyakan memilih beraliran rock progresif, grup ini cenderung nge-jazz. Ini ditunjukkan dengan lagu yang mereka pilih. Yaitu ‘Setapak Sriwedari’ dari Maliq D Esential dan ‘Menghujam Jantungku’ milik Tompi. Ardhan mengatakan alasan memilih lagu tersebut karena tingkat kesulitan. Ada modulasi dan nada yang berubah ubah.

"Kendala pasti ada tapi alhamdulillah bisa kami lewati semuanya.,” ungkap Ardhan. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#school contest #genz verse #jkt 48 #band