Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mereka yang Berjaya di School Contest XV: Berebut dengan Fotografer Lain untuk Tangkap Momen

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 2 Oktober 2023 | 16:43 WIB
KREATIF: Juara Photography Competition menerima plakat pemenang bersama Manajer Divisi Online Anwar Bahar Basalamah.
KREATIF: Juara Photography Competition menerima plakat pemenang bersama Manajer Divisi Online Anwar Bahar Basalamah.

 

Keseruan School Contest XV tak hanya dirasakan oleh penonton yang hadir. Melainkan juga oleh peserta Photography Competition yang berada di belakang kamera. Mengeksplorasi puncak acara, mereka rela berebut spot dengan fotografer lain untuk bisa menangkap momen terbaik.

AYU ISMA, JP Radar Kediri

Ajang School Contest XV GenZverse: Time Traveler sudah berlalu. Meski demikian, keseruannya belum hilang dari benak Muqorrobin Muhammad. Dia tak menyangka, karya fotografinya bisa mengantarkan dirinya menjadi juara satu. Padahal, banyak karya-karya dari peserta lain yang tak kalah menarik. Serta, memiliki nilai seni yang tinggi.

Robin –sapaan akrabnya—membingkai dengan apik salah satu momen yang terjadi selama final party School Contest 17 September lalu. Yakni, saat seorang pelajar memberi penjelasan kepada Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar tentang mading yang mereka tampilkan.

“Saya pakai teknik low angle dan high angle. Sehingga fotonya bisa lebih proporsional,” ujar siswa kelas XI di MAN 2 Kota Kediri itu. Pilihannya benar. Jepretan pemuda berusia 17 tahun itu bisa menghasilkan foto yang apik.

Ornamen mading menjadi bingkainya, dengan siswa yang antusias memberi penjelasan sebagai objek utamanya. Nilai plusnya, ada Mas Abu –sapaan akrab Walikota Kediri—tersenyum bangga dengan kreativitas para pelajar SMP tersebut.

“Bisa mendapat juara 1 jadi pengalaman yang berkesan sekali. Apalagi waktu pengumuman, di sana ada ibu saya,” tuturnya sembari menyebut doa ibu itu pula yang juga menghantarkannya pada kemenangan.

Senada dengan Robin, Nawfal Razan juga menekankan pentingnya komposisi objek dalam menentukan karya fotografi. Ia yang juga pelajar MAN 2 Kota Kediri itu memaksimalkan komponen penilaian dalam karya fotonya.

“Yang saya foto itu maskot mading. Saya ambil angle-nya dari bawah untuk dapat background logo GenZ-nya. Jadi komposisi fotonya setengah maskot, setengahnya logo GenZ Radar Kediri yang jadi background,” terangnya.

Alhasil, karyanya itu dinobatkan sebagai juara 3. Meski begitu, pelajar kelas X itu tak menyangka ia bisa mendapat juara. “Sebenarnya pesimis bisa menang. Makanya juga nggak datang (di Antrium Kediri Town Square) waktu malam pengumuman. Tapi ternyata malah dapat juara,” ucapnya lega.

Jika Robin dan Nawfal menekankan pada teknik pengambilan gambar, berbeda halnya dengan Laily Istianti. Ia justru terkesan dengan proses pengambilan gambar yang baginya sangat menantang. Di usianya yang masih 15 tahun, pelajar MTsN 5 Kediri ini tak mau kalah dengan peserta lainnya. Yang kebanyakan sudah di jenjang SMA/sederajat.

Baca Juga: Mereka yang Berjaya di School Contest XV: Ingin Menang untuk Tuntaskan Penasaran

“Saya harus benar-benar berebut momen dengan peserta fotografi lainnya. Yang mana itu sangat menantang dan seru bagi saya,” kenangnya.

Meski baru pertama kali mengikuti lomba fotografi, bukan masalah besar baginya. Terbukti, hasil jepretannya mengantarkannya jadi juara 2 Photography Competition School Contest XV.

“Saya sempat rebutan momen saat motret pameran busana sama cerita bahasa inggris. Yang dance competition justru nggak dapat karena nggak nutut mau masuk area,” lanjut siswa kelas IX itu.

Pengalaman “berebut momen” itu pun tak selalu dengan sesama fotografer lainnya. Melainkan juga dengan lautan manusia yang meramaikan rangkaian acara di Antrium Kediri Town Square (Ketos) itu. Seperti yang diutarakan oleh Najwa Arifah Chaula Jinani, peserta dari Ponpes Matlabus Salik, Nganjuk.

“Dengan kondisi yang sangat ramai, saya harus mencari cara bagaimana bisa mendapat tempat yang nyaman untuk mengambil foto dan momen,” paparnya.

Agar karya fotonya bisa istimewa, ia pun memfokuskan pada momen-momen yang tidak bisa terulang kembali. “Saya kebetulan memilih foto di hari kedua, waktu final party lomba dance competition. Alhamdulillah bisa mendapat juara harapan 1 padahal sebelumnya benar-benar tidak menyangka akan dapat juara,” pungkas pelajar berusia 16 tahun itu.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah