KEDIRI, JP Radar Kediri–Persaingan peserta untuk memperebutkan posisi enam besar dalam Short Video Competition My Farm Our Future berlangsung ketat. Kemarin, tim juri melakukan penilaian puluhan karya peserta dalam lomba yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri tersebut.
Dari puluhan karya peserta, sedikitnya ada tujuh peserta yang harus didiskualifikasi. Sebab, setelah diputar oleh tim juri, karya mereka tidak sesuai dengan peraturan lomba. “Sesuai peraturan yang kita sepakati, durasi videonya tiga menit,” kata Hidayat, salah satu juri lomba.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, karya peserta yang dinilai dewan juri sangat kompetitif. Masing-masing peserta membuat video dengan sentuhan kreativitas masing-masing. Mereka mengeksplorasi peternakan di Kota Kediri dari berbagai sisi. Sesuai dengan ketentuan panitia.
Meski demikian, di antara peserta ada pula yang videonya tidak sesuai ketentuan. Terutama, jenis hewan ternaknya tidak sesuai. Video tersebut juga termasuk salah satu yang didiskualifikasi.
Baca Juga: Juri Sudah Kantongi Nilai Terbaik Anugerah Peternak Milenial Kabupaten Kediri, Jadi Penasaran
“Syarat binatang ternak adalah binatang yang sudah dijinakkan, dipelihara, dan memberikan manfaat terhadap manusia baik dikonsumsi atau bahan pakan,” papar Hidayat.
Video yang bagus menurut Hidayat adalah video yang bisa membawa pesan positif. Termasuk mengajak orang untuk melakukan pesan-pesan yang disampaikan di video.
Panitia, menurut Hidayat menilai video dari berbagai kriteria. Termasuk isi materinya serta sinematografinya. “Dari segi sinematografi sebagian besar sudah bagus, namun dengan catatan tentang unsur kelengkapan isi dalam video,” lanjut Danu Sukendro, juri lainnya.
Danu lantas memerinci beberapa unsur kelengkapan video yang dinilai. Termasuk penggambaran lokasi pembuatan video hingga penggambaran aktivitas dan detail penerapan teknologi tepat guna. “Bagaimana mereka mengambil objek rata-rata nilainya sangat tinggi inovasinya,” jelasnya.
Baca Juga: Penjurian Hari Kedua Anugerah Peternak Milenial Kabupaten Kediri, Ini Salah Satu Inovasinya
Dalam video competiton itu menurut Danu juga bisa terlihat peran anak muda di dunia pertenakan. Jika selama ini sektor peternakan dan pertanian hanya diminati orang tua saja, video itu bisa menggambarkan sebaliknya. Yakni, anak-anak muda justru mau terjun ke sektor tersebut lengkap dengan inovasinya.
Untuk diketahui, dari puluhan video yang dinilai oleh tim juri, ada peserta yang mengangkat tema tentang peternakan sapi, ayam, burung puyuh, kambing, dan kelinci. Peserta juga menguraikan inovasi di bidang penjualan, pengolah pakan, hingga perkembangbiakannya.
Melihat banyak karya video yang bagus, tim juri harus melihat karya peserta berulang-ulang untuk bisa memastikan sudah memberi nilai yang objektif. Dari sana, peserta menentukan enam karya yang masuk di babak enam besar.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah