Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Cerita Personel Padi Reborn soal Kuliner Kediri

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 15 Mei 2023 | 17:22 WIB
(Foto: Wahyu Adji)
(Foto: Wahyu Adji)
Bagi Fadli dan kawan-kawan, Kediri bukan sekadar tempat show. Kota ini memberi mereka kenikmatan berkuliner. Yang membuat mereka ketagihan.

Tampil di Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) Sabtu malam (13/5) bukan kali pertama bagi para personil Padi Reborn. Band papan atas tanah air ini terhitung sudah tiga kali pentas di Kota Tahu.

Dari tiga kali pengalaman manggung itu, mereka punya kesan yang mendalam dari daerah ini. Terutama dalam soal makanan. Sang vokalis, Andi Fadly Arifuddin, sampai menyebut bila Kediri memiliki makanan khas yang tidak bisa dia lupakan. Setiap kali manggung di tempat ini, mereka pun tak bisa melepaskan dari kebiasaan berburu makanan enak. Dan, yang paling sering dituju adalah jalan paling legendaris, Jalan Dhoho.

“Kediri itu makanannya luar biasa enak-enak. Kalau ke sini pasti banyak pilihan untuk dicoba,” terang Fadly, sapaan sang vokalis ketika diwawancarai wartawan koran ini Sabtu lalu (13/5).

Pria yang saat diwawancarai mengenakan topi fedora hitam itu menyebut nasi pecel tumpang khas Kediri adalah makanan wajib setiap kali datang. Makanan yang banyak dijajakan di sepanjang Jalan Dhoho ketika malam itu jadi sesuatu yang wajib dicari.

Beruntung, selama tiga kali manggung di Kediri, Fadly dkk selalu menginap di Hotel Grand Surya. Yang tempatnya memang berada di Jalan Dhoho. Alhasil setiap malam selepas manggung, mereka selalu menyusuri trotoar Jalan Dhoho. Mampir di salah satu warung pecel tumpang lesehan.

“Pecel tumpang di Jalan Dhoho itu luar biasa enak. Rasanya khas,” pujinya.

Senada dengan Fadly, sang gitaris Satriyo Yudi Wahono alias Piyu juga membenarkan jika pecel tumpang di Jalan Dhoho menjadi nasi pecel terenak yang pernah mereka rasakan. “Tidak hanya waktu manggung. Kalau lagi main di Kediri salah satunya pasti ke pecel Jalan Dhoho,” akunya.

Namun bukan hanya ke Pecel Jalan Dhoho kuliner yang jadi sasaran para personil Padi Reborn. Ada beberapa lagi makanan khas yang juga mereka suka. Seperti Soto Podjok. Tempat makan yang juga bertempat di Jalan Dhoho itu favorit lain bagi seluruh personil band, selain pecel tumpang.

“Beberapa kali ke Soto Podjok dan rasanya juga sangat enak,” terangnya.

Masih ada lagi tempat kuliner yang sering jadi jujugan mereka. Yaitu stan Bakso Barokah 313. Tempat makan yang berada di wilayah Kelurahan Burengan, Kecamatan Kota, Kota Kediri itu juga menjadi favorit bagi Piyu. Bukan hanya tentang baksonya. Namun juga tentang tahu kuning yang dijadikan makanan pelengkap bakso tersebut.

“Tahu yang cuman ada di Kota Kediri itu dicampur bakso enak sekali,” pujinya.

Bahkan setelah tiba di Kediri, Piyu bersama beberapa kru band Padi Reborn memilih untuk “kabur” sejenak. Tujuannya adalah untuk mencicip bakso di rumah makan itu. “Lumayan buat isi energi sebelum tampil,” tutupnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #berita viral #berita terbaru #berita kediri hari ini #festival kediri berbudaya