KOTA, JP Radar Kediri – Sudah empat tahun Kediri Scooter Festival (KSF) berlangsung di Kota Kediri. Namun, tahun ini ada yang berbeda. Sebab pada tahun keempat festival tahunan ini bertujuan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).
Yakni dengan mengumpulkan ratusan motor skuter yang dimodifikasi ala militer. Kemarin, ratusan kendaraan roda dua yang termodifikasi itu sudah berjejer rapi di halaman GOR Jayabaya, Mojoroto.
Dari ratusan yang sudah terparkir hingga sekitar pukul 14.00, ternyata masih ada lagi yang berniat mendaftar. “Sudah ada banyak tadi (kemarin, Red) yang datang, sampai malam nanti (tadi malam, Red) masih buka,” terang Ketua Panitia KSF Wahyu Ananta.
Pria asal Sambi, Ringinrejo ini menjelaskan, sudah mempersiapkan acara yang termasuk dalam rangkaian acara HUT Kota Kediri ini. Pihaknya juga memberikan edukasi dan atraksi yang memang berbeda setiap tahunnya. “Tahun ini acara utamanya memang untuk memecahkan rekor MURI,” ujarnya.
Bahkan, Wahyu juga sudah berkomunikasi dengan pihak MURI untuk acara pemecahan rekor tersebut. Ajang yang dilaksanakan dua hari hingga Minggu ini (4/8) juga terdapat beberapa acara lain. “Semua kegiatan dilaksanakan di sekitar GOR Jayabaya Kediri,” katanya.
Salah satunya adalah Vespa Fun Cross. Atraksi skuter ini menjadi salah satu daya tarik bagi para pengunjung, kemarin. Bagaimana tidak, tanah lapang yang berada di sebelah selatan GOR Jayabaya itu dibuat sedemikian rupa menjadi sirkuit tanah untuk balapan.
“Terbuka untuk umum, syaratnya harus memiliki skuter dan sudah dimodifikasi untuk trek tanah liat, seperti motorcross,” terang Wahyu.
Tidak heran banyak masyarakat yang berdatangan. Terutama yang tinggal di sekitar GOR Jayabaya. Karena lomba tersebut juga penuh dengan pemacu adrenalin.
Yadi, 52, salah seorang pengunjung asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri datang dan menikmati acara tersebut. Sebenarnya, ia mengeluhkan banyaknya debu yang bertebaran karena balapan skuter itu.
Namun begitu, Yadi masih asyik menonton balapan. “Unik, Mas, skuter di jalanan kayak trail,” urainya.
Ada pula Putra, 23, yang jauh-jauh datang dari Papar, Kabupaten Kediri untuk mengikuti rangkaian acara di Kediri Scooter Festival. Ia mengaku, setiap tahun datang untuk melihat-lihat saja.
“Acaranya bagus, bisa menyambung tali silaturahmi antara para anggota Vespa dari luar Kediri, dan sangat menghibur warga sekitar dengan atraksi-atraksi yang selalu beda setiap tahun,” pungkasnya.
Acara tersebut juga terdapat kontes skuter, stan penjualan onderdil, hingga pernak-pernik khusus skuter. Ada pula stan untuk pelayanan keselamatan bagi para pengendara sepeda motor oleh Satlantas Polres Kediri Kota.
Editor : adi nugroho