Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Latber Rider Trail bersama Danrem dan Wadir GG

adi nugroho • Selasa, 30 April 2019 | 01:50 WIB
latber-rider-trail-bersama-danrem-dan-wadir-gg
latber-rider-trail-bersama-danrem-dan-wadir-gg

KEDIRI KABUPATEN - Banyak cara agar bisa menjalin silaturahmi. Salah satunya adalah dengan latihan bersama (latber) yang dilakukan oleh ratusan rider trail dari berbagai penjuru Indonesia ini. Menembus jalur ekstrem lereng Gunung Wilis di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.


Raungan garang mesin motor ‘laki’ itu berawal dari kawasan Perkebunan Secang Sukosewu di Desa Jugo. Setelah itu para rider melewati medan yang cukup berat di kawasan hutan. Termasuk di jalan-jalan perkampungan yang ada di lereng Wilis. Hebatnya, nama-nama beken ada di antara para rider itu. Mereka adalah Komandan Korem 082/CPYJ  Kolonel Arm Ruly Chandrayadi dan Wakil Direktur SDM dan Pelayanan Umum (PU) PT Gudang Garam Tbk Slamet Budiono. Juga ikut pula beberapa komandan Kodim  yang ada di Jawa Timur. Termasuk Dandim 0809 Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno.


Menurut SB, sapaan Slamet Budiono, kegiatan latber trail itu bukan hanya untuk menyalurkan hobi. Tapi juga guna menjalin silaturahmi berbagai pihak.


“Kegiatan trail menjadi pilihan menarik untuk menjalin silaturahim berbagai pihak. Sembari berolahraga juga mengenal lebih dekat alam ciptaan Tuhan,” kata SB bertolak dari lokasi start.


Dengan adventure trail, menurut SB, juga dapat mengetahui langsung situasi dan kondisi masyarakat sekitar. Terutama masyarakat di pedesaan seperti di desa-desa lereng Wilis tersebut. “Hal ini akan menumbuhkan kepedulian dan kepekaan kita,” imbuhnya.


Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan bertajuk ‘Temu Kangen Komunitas Trail’ M. Gatotokoco menyampaikan, tujuan acara kemarin juga untuk mengenalkan potensi wisata. Karena di Kediri banyak sekali lokasi yang bisa jadi rujukan bagi wisatawan. Selain  untuk lebih mempererat hubungan antara rider trail se Indonesia.


Menurutnya,  saat  seperti kemarin adalah momentum tepat bersilaturahmi.Yang memupuk kekompakan dan kerukunan antar-rider. Menurut Gatot hal ini bisa sebagai pelopor kerukunan, kekompakkan, dan kerjasama yang baik antarpihak.


“Selain itu, tujuan kegiatan ini adalah menyosialisasikan Kediri, bagaimana wisata di Kediri layak untuk dikunjungi,” lanjutnya.


Para rider peserta latber tersebut memiliki kesan positif saat melalui rute yang ada. Berada di kawasan hutan, rute jalan masih sangat sejuk dengan beragam potensi dan keramahan masyarakatnya. Berbagai tawaran wisata di daerah itu juga bisa menarik rider-rider yang dua hari nge-camp di Lapangan Secang Sukosewu tersebut. Seperti air terjun Irenggolo dan Dholo yang berada di bagian timur lereng Gunung Wilis. Wisata alam ini sayang untuk dilewatkan bagi para wisatawan.


Apalagi, ke depan di kawasan Kecamatan Mojo rencananya bakal dibangun tempat wisata adrenalin. Berupa kampung off road. Tentu hal ini akan menjadi suguhan yang menarik bagi wisatawan. Utamanya penghobi olahraga menantang seperti trail. “Kami siapkan 10 hektare, termasuk untuk penginapan kafe dan fasilitas lain,” jelasnya. Sementara itu, setelah puas menyusuri jalur sejauh hampir 50 kilometer, para rider berhenti di titik finish yang ada di Markas Brigif 16 Wira Yudha Kota Kediri.

Editor : adi nugroho
#gudang garam #pt gudang garam tbk #wilis