Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mas Abu Ikut Rolling Thunder Keliling Kota

adi nugroho • Senin, 31 Juli 2017 | 17:00 WIB
mas-abu-ikut-rolling-thunder-keliling-kota
mas-abu-ikut-rolling-thunder-keliling-kota


KEDIRI KOTA – Puluhan ribu scooterist memadati kawasan GOR Jayabaya, Bandarkidul, Mojoroto, kemarin. Tidak hanya lokal Kediri, namun dari seluruh penjuru Indonesia. Wali Kota Abdullah Abu Bakar pun mengikuti rolling thunder bersama dengan para pencinta skuter itu. Mereka keliling Kota Kediri.


“Terima kasih kepada rekan-rekan scooterist seluruh Indonesia atas partisipasinya,” sapanya ketika datang di lokasi Kediri Scooter Festival, kemarin.


Tidak hanya datang memberikan sambutan, Abu ikut berkeliling kota bersama skuteris. Rolling thunder dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Mengendarai skuter bercat hijau, wali kota tampak menikmati suasana di ruas jalanan Kota Tahu.


Setelah itu, Abu menyerahkan santunan untuk 30 anak yatim. Santunan tersebut berasal dari para skuteris sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. “Kesempatan berkumpul ini bukan hanya ajang sekadar bergaya, tetapi juga sebagai wahana untuk berbagi,” terangnya ketika memberikan santunan tersebut secara simbolis.


Abu sendiri adalah pencinta skuter karena dulu sewaktu kecil sering dibonceng ayahnya naik kendaraan roda dua itu. Makanya, ia berharap, sesama pencinta skuter tetap taat aturan lalu lintas (lalin) terutama ketika di jalan. “Jangan sampai membahayakan diri sendiri juga orang lain,” tuturnya mengingatkan.


Melalui Scooter Kediri Festival kedua tersebut, Abu mengatakan, menjadi salah satu cara menggaet para pengunjung dari berbagai daerah untuk datang ke Kota Kediri. Sehingga Kota Tahu semakin dikenal. Karena itu, dirinya ingin para skuteris merasa nyaman selama di Kota Kediri. “Kalau ada keluhan silakan disampaikan kepada panitia,” tandasnya.


Rangkaian acara Kediri Scooter Festival juga diisi scooter contest dengan berbagai kategori. Mulai dari original small frame, Original Plat AG, hingga extreme modification. Dan ternyata minat para skuteris cukup tinggi terhadap ajang tersebut.


Ini diketahui para pesertanya datang dari berbagai penjuru. Mulai dari Jakarta, Kalimantan, Sumatera, Bali, Sulawesi, Belitung, hingga Sumbawa. Bahkan diketahui ada skuter yang diimpor dari Benua Eropa dan ikut dalam kompetisi. Untuk diketahui Kediri Scooter Festival diadakan selama dua hari, yakni pada 29-30 Juli kemarin.


Total ada sekitar 10 ribu pengunjung yang datang. “Semoga tahun depan, agenda silaturahim dan berbagi ini bisa kembali diselenggarakan dengan lebih spektakuler lagi,” jelasnya. (dna/ndr)  


 


sambungan: Upaya Gaet Kunjungan ke Kota Tahu  //


 

Editor : adi nugroho
#wali kota kediri