KOTA, JP Radar Kediri- Taman Brantas Kota Kediri terasa jauh lebih ramai dari biasanya, Rabu pagi (12/8). Ribuan anak dari berbagai taman kanak-kanak di Kota Kediri bermain dan belajar bersama dalam wadah edukatif bernama Crayon Eco-Kids 2026.
Anak-anak tak hanya diajak mengasah kreativitas lewat lomba mewarnai saja. Melainkan juga belajar tentang pemilahan sampah dan menabung sejak dini yang tentunya disampaikan dengan cara yang menyenangkan.
Sedikitnya 1.147 peserta mulai berdatangan sejak pukul 18.30. Dengan membawa meja lipat dan krayon masing-masing, anak-anak TK ini siap menorehkan ide mereka. Menghidupkan gambar bertema pemilahan sampah dengan warna-warna sesuai imajinasi mereka.
Baca Juga: Tabungan Pelajar Total Rp 8,9 Juta Menanti Jawara Crayon-EcoKids 2026, Banjir Hadiah Menarik
“Mbak Wali perkenankan adik-adik mewarnai dengan warna apapun. Jangan takut salah, jangan takut kalah,” pesan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang juga hadir di antara para peserta lomba mewarnai Crayon Eco-Kids 2026.
Terlepas dari perlombaan yang memperebutkan hadiah jutaan rupiah itu, Vinanda mengajak anak-anak untuk bebas berkreasi.
Menurutnya, Crayon Eco-Kids 2026 ini merupakan ruang bagi anak-anak TK tersebut untuk bersenang-senang dan bermain bersama teman sebaya.
Vinanda juga menyempatkan menengok hasil pengerjaan lomba mewarnai oleh anak-anak. Di sana, wali kota muda itu juga menyemangati anak-anak agar lebih percaya diri menunjukkan bakat terbaiknya.
“Yang terpenting hari ini adik-adik berani mencoba dan berkarya,” tandasnya.
Untuk diketahui, Crayon Eco-Kids 2026 merupakan ajang edukatif yang digelar oleh Pemkot Kediri melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan berbagai pihak, seperti Universitas Cahaya Surya, SMK Cahaya Surya, Surya Inspirasi School, OJK Kediri, Bank Jatim Kediri, Penerbit Erlangga, Superindo Kediri, serta Perumda BPR Bank Kota Kediri.
Vinanda mengatakan, kegiatan ini juga digelar sebagai rangkaian Hari Jadi Kota Kediri ke-1.147 serta Hari Indonesia Menabung.
Karena itu, selain mendorong semangat pelestarian lingkungan lewat edukasi pemilahan sampah, anak-anak juga diajari menabung sejak dini. Sebagai pemantiknya, hadiah apresiasi bagi karya terbaik diberikan dalam bentuk tabungan pelajar.
“Kami juga ingin menanamkan ke anak-anak agar bisa belajar menabung sejak usia dini,” tandas Vinanda. (ais)
Editor : Andhika Attar Anindita