Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Lestarikan Lingkungan, Wali Kota Kediri Vinanda bersama Radar Kediri dan Ratusan Relawan Bersihkan Sungai Kedak

Ayu Ismawati • Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23 WIB
Wali Kota Kediri Vinanda, Wawali Gus Qowim, Direktur JPRK Kurniawan Muhammad, Humas PT Gudang Garam Tbk Iwhan Tri Cahyono, dan tamu undangan melakukan aksi tebar ikan di Sungai Kedak. (Wahyu Adji)
Wali Kota Kediri Vinanda, Wawali Gus Qowim, Direktur JPRK Kurniawan Muhammad, Humas PT Gudang Garam Tbk Iwhan Tri Cahyono, dan tamu undangan melakukan aksi tebar ikan di Sungai Kedak. (Wahyu Adji)
 
 
KEDIRI, JP Radar Kediri- Aliran Sungai Kedak di Kelurahan Bujel nampak lebih ramai, Jumat pagi (26/6). Ratusan relawan turun langsung ke sungai dalam aksi bersih Sungai Kedak yang digelar untuk memeringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. 
 
Kegiatan itu menjadi bentuk aksi nyata sinergi antara pemerintah, media, swasta, lembaga pendidikan, serta masyarakat dari berbagai komunitas untuk gotong royong menyelamatkan sungai dari pencemaran. Aksi itu juga dipimpin langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.
 
Baca Juga: Mengulik Lebih Detail Hasil Jawa Pos Radar Kediri River Expedition 2026 (11) Bersihkan Sungai Kedak di Puncak Rangkaian Ekspedisi
 
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, rombongan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati hadir di lokasi dengan mengendarai sepeda. 
 
Vinanda didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Indun Munawaroh dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. 
 
Selain itu, ia juga didampingi sejumlah pejabat forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) Kota Kediri.
 
Di antaranya Kasdim 0809/Kediri Mayor Inf Yuliadi Purnomo, Danbrigif 16 Wira Yudha Kolonel Inf M. Sujoko, dan Komandan Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim AKP Joko Widodo. 
 
Sedikitnya ada 700 relawan yang digerakkan untuk membersihkan aliran sungai yang berhulu di lereng Gunung Wilis tersebut. Sebelum turun ke sungai, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati lebih dulu menyampaikan arahannya dalam apel. 
 
Baca Juga: WWI Kediri Soroti Maraknya Illegal Fishing dan Pencemaran Sungai, Dorong Edukasi kepada Masyarakat Semakin Dimasifkan
 
“Bersih-bersih pagi ini merupakan wujud komitmen kita bersama untuk memulihkan atau mengembalikan kesehatan sungai itu sendiri,” ujar Vinanda, di hadapan ratusan relawan dari pelajar, komunitas, pegiat lingkungan hidup, hingga prajurit TNI dan brimob. 
 
Dia berharap, kegiatan pagi ini bisa menjadi pemantik kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Khususnya pelestarian sungai yang harus dipertahankan.
 
Jangan sampai setelah dibersihkan, sungai kembali kotor akibat pencemaran, baik dari sampah maupun limbah domestik. 
 
“Bapak ibu yang hadir hari ini sambil nge-vlog nggak apa-apa. Jadi bantu mensosialisasikan, ayo bapak ibu jangan membuang sampah di sungai, atau jangan membuang sampah sembarangan,” pesannya. 
 
Baca Juga: Mengulik Lebih Detail Hasil Jawa Pos Radar Kediri River Expedition 2026 (8) Harus Ada ‘Polisi’ Sungai yang Rutin Berpatroli
 
Vinanda juga mengapresiasi upaya berbagai pihak yang menunjukkan inisiatifnya dalam melestarikan lingkungan. Salah satunya melalui Kediri River Expedition 2026 yang telah digelar sebelumnya. 
 
Melalui ekspedisi yang diinisiasi oleh Jawa Pos Radar Kediri dengan menggandeng akademisi Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri itu, telah dipetakan kondisi beberapa aliran sungai urban di Kota Kediri. 
 
Sedikitnya ada enam lokasi sungai dan aliran anak sungai yang diobservasi dan diteliti selama kurang lebih 10 hari.
 
“Tadi telah dilaporkan sekilas bahwa hasil ekspedisi ini, terdapat tekanan ekologis akibat aktivitas manusia. Akhirnya sungai ini dikategorikan jadi tercemar sedang dan tercemar berat. Dan Sungai Kedak ini termasuk tercemar sedang. Nah, ini saya juga prihatin sekali karena melihat sungai-sungai yang ada di Kota Kediri ini mayoritas sudah tercemari,” urai Vinanda.
 
Untuk itu, dia berharap melalui kegiatan seperti ini, lebih banyak masyarakat yang semakin peduli dengan kelestarian lingkungan.
 
Salah satunya dengan ikut menjaga sungai agar tetap bisa menghidupi ekosistem di sekitarnya serta dapat dinikmati manfaatnya bagi generasi selanjutnya.
Editor : Andhika Attar Anindita
#hari lingkungan hidup sedunia #wali kota kediri #gudang garam #Vinanda Prameswati #sungai tercemar