KEDIRI, JP Radar Kediri- Harga daging sapi di pasar tradisional merangkak kenaikan. Di Pasar Setonobetek, Kota Kediri harganya tembus Rp 115 ribu per kilogram.
“Sebelumnya Rp 110 per kg,” ujar Siti Mazuroh, pedagang daging sapi Pasar Setonobetek. Kenaikan itu terjadi sejak dua minggu lalu.
Kenaikan harga daging sapi tersebut berpengaruh pada penjualannya. Jika biasanya bisa menjual lebih dari 40 kg per hari. Maka sekarang, maksimal hanya bisa menjual 30 kg saja per hari.
Baca Juga: Penjualan Daging Sapi di Kediri Menurun, Pedagang pun Jadi Manyun
Sejalan dengan Siti, Roy juga penjual daging sapi mengalami hal yang sama. Kenaikan harga itu berdampak langsung pada penurunan penjualan. Omzet penjualannya menurun hingga 50 persen dibandingkan hari-hari biasa.
“Biasanya penjualan bisa di angka 75 kilogram per hari. Sekarang paling banyak di kisaran 35 kilogram,” ujar Roy.
Kenaikan harga daging sapi ini disebabkan karena minimnya ketersediaan pasokan di pasaran. Terjadinya penurunan penjualan disebabkan karena daya beli masyarakat cenderung melemah.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi Bisa Sampai Rp 140 Ribu
“Konsumen lebih memilih harga yang murah. Salah satunya dengan mengurangi pembelian. Bisanya membeli sampai 1 kg, sekarang cuma setengahnya saja,” tandas lelaki domisili Kota Kediri itu.
Kenaikan harga daging sapi itu diperkirakan akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Seiring dengan meningkatnya permintaan menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.
Editor : Andhika Attar Anindita