Cek Status Bansos Oktober-Desember 2026 YA dan TIDAK, Ini Arti KPD di Aplikasi Cek Bansos

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:14 WIB
Update Status Bansos PKH BPNT
Update Status Bansos PKH BPNT

JP Radar Kediri – Saat memeriksa status bantuan sosial melalui laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos), sebagian masyarakat kerap dibuat bingung dengan munculnya kolom bertuliskan "KPD" pada hasil pencarian data.

Banyak yang mengira keterangan tersebut adalah penentu apakah seseorang berhak atau tidak berhak menerima bansos dari pemerintah. Padahal, KPD memiliki fungsi yang spesifik dan tidak berkaitan langsung dengan pencairan dana bantuan.

Lantas, apa sebenarnya arti KPD di aplikasi Cek Bansos? Berikut penjelasannya agar tidak salah paham.

Baca Juga: Cara Daftar Bansos 2027, Pemerintah Targetkan 48 Juta Keluarga Terdaftar

Arti KPD di Aplikasi Cek Bansos

KPD merupakan singkatan dari Kartu Penyandang Disabilitas. Kolom ini memuat informasi mengenai status pencatatan data penyandang disabilitas, bukan sebagai vonis layak atau tidak layaknya seseorang menerima bantuan sosial.

Kemensos sendiri mengatur penerbitan kartu ini melalui Peraturan Menteri Sosial Nomor 2 Tahun 2021. Sementara itu, sistem Cek Bansos merujuk pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data pencariannya.

Di dalam hasil pencarian, status KPD biasanya disertai keterangan “YA” atau “TIDAK”:

Status “YA”: Menunjukkan bahwa data yang bersangkutan tercatat memiliki KPD.

Status “TIDAK”: Menunjukkan bahwa KPD belum tercatat pada sistem data tersebut.

Keterangan ini berdiri sendiri dan tidak serta-merta menentukan diterima atau ditolaknya jenis bantuan sosial lain. Masyarakat perlu memahaminya terpisah dari program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, maupun Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Lalu, Apa yang Menentukan Penerimaan Bansos?

Penentuan sasaran bansos didasarkan pada kondisi sosial dan ekonomi keluarga yang tercermin melalui desil atau pengelompokan tingkat kesejahteraan dalam DTSEN. Desil ini dihitung dari berbagai ssetik, mulai dari pekerjaan, tingkat ssetikan, kondisi fisik tempat tinggal, daya listrik rumah, hingga kepemilikan sset.

Skala desil dibagi menjadi 10 tingkatan:

Desil 1 hingga 4: Kelompok kesejahteraan 40 persen terbawah. Keluarga di kisaran desil ini umumnya dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan bantuan sembako.

Desil 5: Dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.

Desil 6 hingga 10: Kelompok kesejahteraan yang dianggap lebih mapan.

Oleh karena itu, jika status KPD Anda tertulis “TIDAK”, bukan berarti bantuan sosial Anda dihentikan atau ditolak. Pastikan untuk mengecek langsung status pada program bantuan masing-masing yang tertera di halaman hasil pencarian.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Oktober-Desember 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal dan Cara Cek Penerimanya

Cara Memeriksa Status KPD dan Bansos

Bagi Anda yang ingin melakukan pengecekan secara mandiri, pastikan hanya mengakses situs resmi Kemensos untuk menghindari tautan palsu (phishing) yang mengincar data pribadi.

Siapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Anda sesuai KTP, lalu ikuti langkah-langkah berikut:

Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos.

Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.

Ketik kode verifikasi (captcha) yang muncul di layar dengan benar.

Klik tombol “Cari Data”.

Teliti hasil pencarian yang keluar, mulai dari status program bansos, tingkat desil, hingga keterangan KPD.

Editor : Shinta Nurma Ababil
status bansos bansos 2026 cek bansos bansos pkh bpnt bansos