Momen Langka Numanistik, Tanda Tangan Purbaya Dalam Rupiah

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 12:35 WIB
uang tunai Rp100.000 dengan tanda tangan Purbaya
uang tunai Rp100.000 dengan tanda tangan Purbaya

JP Kediri - Belakangan ini, fenomena Numanistik mencuat lantaran warganet berburu rupiah bertanda tangan mantan Menteri keuangan RI Purbaya. Mereka memburu uang tunai Rp100.000 yang terdapat tanda tangan Purbaya bersama gubernur Bank Indonesia.

Perlu diketahui, Numanistik adalah ilmu sekaligus hobi yang mempelajari atau mengoleksi benda terkait mata uang, seperti uang kertas, token, medali dan alat pembayaran lainnya.

Pada tanggal 14 September 2026, Purbaya digantikan oleh Suahasil yang dilantik oleh Presiden Subianto di istana kepresidenan Jakarta. Pergantian tersebut menandai berakhir jabatan purbaya yang telah menjabat sekitar 1 tahun, dimulai sejak pada 8 September 2025. Masa singkatnya kepemimipinan Purbaya mampu membuat dunia maya heboh atas pergeseran tersebut.

Baca Juga: Cara Sanggah Desil Bansos yang Naik Tajam Padahal Ekonomi Pas-pasan

Pasca penggatian Purbaya sebagai mantan Menteri keuangan cukup memberi kesan tersendiri bagi masyarakat terlebih para kolektor dalam menilai tanda tangan purbaya dalam alat tukar kertas. Hal ini dianggap sebagai momen langka atas masa kepemimpinannya relative singkat menjadikan cetakan mata uang bertanda tangan Purbaya cukup sedikit.

Dalam unggahan tiktok akun milik @sweet manggo  membagikan foto uang rupiah 100.000 yang dimiliki hanya satu.

susah dicari yang uang edisi  tanda tangan Purbaya cuman punya satu doang, padahal fans banget, disimpen apa dipake jajan ya, langka banget ini duit” tulisnya,

Para kolektor akan mengincar uang rupiah dengan melihat keunikan khusus yang sudah tidak lagi beredar sebagai alat pembayaran sah dengan ketentuan keadaan fisik masih baik tersimpan.

Baca Juga: Desil Bisa Berubah Tiap 3 Bulan, Warga Kediri Bisa Lapor Jika Data Tak Sesuai

Bank Indonesia saat ini masih menyatakan belum ada keterangan terkait tingginya nilai mata uang rupiah bertanda tangan Purbaya. Meski demikian, nilai mata uang tersebut masih berlaku dijadikan alat tukar sah.

 

Editor : Shinta Nurma Ababil
numanistik menteri keuangan Purbaya Sadewa