5 Jenis Bansos Cair Serentak Hingga Akhir September 2026, Simak Rincian dan Besarannya

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 15:35 WIB
Penyaluran bansos PKH dan BPNT. (Foto: Ayu Isma)
Penyaluran bansos PKH dan BPNT. (Foto: Ayu Isma)

JP Radar Kediri - Menjelang pengujung September 2026, pemerintah kembali menggencarkan penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos). Fokus utama distribusi kali ini menyasar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di dalam Data Peringkat Kesejahteraan Desil 1 hingga Desil 4.

Pencairan dilakukan secara bertahap melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang diterbitkan oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yakni BRI, BNI, Mandiri, dan BSI serta melalui PT Pos Indonesia.

Kendati demikian, penting untuk dicatat bahwa tidak semua KPM akan menerima seluruh jenis bantuan secara bersamaan, mengingat jadwal dan nominalnya disesuaikan dengan komponen masing-masing penerima.

Berikut adalah rincian lengkap lima jenis bansos yang cair beserta sasaran dan besarannya hingga akhir September 2026:

Baca Juga: Kemensos Terangkan 8 Penyebab Bansos Belum Cair Meski Masuk Desil Bawah

1. Program Keluarga Harapan (PKH) Termin Susulan

Pencairan PKH untuk alokasi periode Juli, Agustus, dan September 2026 kini telah memasuki gelombang atau termin kedua (susulan).

Sasaran Penerima: KPM yang belum terserap pada kuota termin pertama, hasil validasi sistem baru, pemutakhiran data komponen (seperti balita, anak sekolah, atau lansia), serta KPM peralihan yang sukses melakukan cek rekening.

Besaran Nominal: Bervariasi tergantung komponen yang dimiliki. Bagi KPM validasi baru dengan akumulasi komponen tertentu, saldo yang masuk ke rekening bisa mencapai Rp1.125.000.

Lembaga Penyalur: Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan khusus wilayah Aceh melalui BSI).

Baca Juga: Anggaran Bansos Kota Kediri Tembus Rp 19 Miliar, Meningkat Banding Tahun Sebelumnya

2. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) / Program Sembako

Program Sembako atau BPNT untuk alokasi triwulan ketiga (Juli–September 2026) saat ini juga memasuki gelombang penyaluran susulan.

Nominal Reguler: Sebesar Rp600.000 untuk alokasi 3 bulan.

Nominal Rapelan: KPM kategori validasi baru atau pemegang KKS baru berpotensi menerima pencairan rangkap (rapelan) mulai dari Rp1.200.000 hingga Rp1.698.800, jika diakumulasikan dengan komponen bantuan lainnya.

Lembaga Penyalur: KKS Bank Mandiri, BRI, BNI, BSI, serta PT Pos Indonesia.

“Dicairkan melalui KKS Bank Mandiri dan BRI, dengan potensi nominal dobel atau rapelan bagi KPM validasi baru,” ujar arrator melalui kanal YouTube Info Bansos.

3. Program Indonesia Pintar (PIP) Kemdikbud

Penyaluran PIP kini berada di penghujung termin kedua dan bersiap memasuki termin ketiga. Bantuan ini diperuntukkan bagi siswa SD, SMP, SMA, dan SMK yang namanya tercantum dalam Surat Keputusan (SK) Nominasi serta telah tuntas melakukan aktivasi rekening Simpanan Pelajar (SimPel).

SD/Sederajat: Rp450.000 per tahun.

SMP/Sederajat: Rp750.000 per tahun.

SMA/SMK/Sederajat: Rp1.800.000 per tahun.

Lembaga Penyalur: Bank BRI (untuk SD & SMP), Bank BNI (SMA & SMK), serta Bank BSI (khusus wilayah Aceh).

Baca Juga: Cara Usul Jadi Penerima Bansos 2026, Sebanyak 4,5 Juta Keluarga Sudah Ajukan ke Kemensos

4. Bantuan Pangan Beras Cadangan Pemerintah (CBP) 30 Kg

Selain bantuan tunai, pemerintah menyalurkan bantalan sosial berupa beras dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Bantuan medium ini diberikan sebesar 10 kg per bulan, yang pada periode ini dicairkan sekaligus sebanyak 30 kg bagi KPM yang memegang surat undangan resmi ber-barcode dari kelurahan atau desa setempat.

Sasaran: Keluarga penerima manfaat dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.

Lembaga Penyalur: Perum Bulog yang bekerja sama dengan PT Pos Indonesia serta transporter daerah.

5. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa

Berbeda dari program reguler di atas, BLT Dana Desa bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Bantuan ini diprioritaskan bagi warga kategori miskin ekstrem di perdesaan yang belum tersentuh oleh PKH maupun BPNT.

Besaran Nominal: Bervariasi tergantung kebijakan masing-masing desa, umumnya disalurkan secara rapel hingga mencapai Rp600.000.

Tempat Pengambilan: Kantor Desa atau Balai Desa setempat.

Tips Penting untuk Penerima Manfaat:

Lakukan pengecekan saldo KKS secara berkala melalui mesin ATM terdekat atau agen bank resmi untuk memantau masuknya dana.

Bagi penerima bantuan beras 30 kg atau pencairan tunai via PT Pos Indonesia, pastikan Anda membawa KTP asli, Kartu Keluarga (KK), serta Surat Undangan resmi saat mendatangi lokasi titik jemput.

Editor : Shinta Nurma Ababil
bansos september 2026 pkh bpnt bansos 2026 bansos