Cara Pemutakhiran Desil  DTSEN, September 2026 4,3 Juta KPM Baru Terima Bansos

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 20:32 WIB
Desil 6-10
Desil 6-10

JP Radar Kediri - Pemerintah menyalurkan bansos kepada penerima baru sekitar 4,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) usai pemutakhiran data DTSEN.

Kementerian Sosial (Kemensos) menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSEN) untuk menentukan penerima bansos.

Sayangnya, dengan masuknya KPM baru maka ada sebanyak 4,3 juta masyarakat yang dikeluarkan dari daftar penerima manfaat bansos.

Baca Juga: Warga Kediri Perlu Tau, Desil Naik Tak Otomatis Gugurkan KIP Kuliah

“4,3 KPM masuk berarti 4,3 KPM keluar, karena kan kuotanya tetap sama,” ujar Tenaga Ahli Kementerian Sosial, Andi Kurniawan, saat ditemui di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Jakarta, Jumat (11/9)

Pemerintah mengalihkan bantuan dari masyarakat yang berada di desil 5 hingga 10 kepada masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga 4.

Cara Cek Desil DTSEN BPS 2026 Pakai Hp

Pemeriksaan data dapat dilakukan dengan mudah melalui ponsel (HP) maupun komputer. Pastikan Anda menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai dokumen kependudukan sebelum memulai.

Berikut adalah langkah-langkah pengecekannya:

Buka browser melalui HP atau komputer.

Akses laman resmi dtsen-form.bps.go.id.

Masukkan NIK sesuai data kependudukan.

Isi kode verifikasi (captcha) yang tersedia di halaman tersebut.

Tekan tombol untuk memulai proses pemeriksaan.

Ikuti petunjuk lanjutan apabila sistem memerlukan informasi tambahan.

Periksa hasil pemadanan data serta informasi desil keluarga Anda.

Pemahaman mengenai desil menjadi penting karena data kesejahteraan tersebut dapat digunakan pemerintah untuk penyaluran Bansos. Artinya, posisi desil dapat dapat menjadi salah satu bagian dari proses pemerintah dalam mengidentifikasi kelompok Masyarakat yang menjadi prioritas penerima program.

Di Kediri, pembahasan mengenai desil juga muncul seiring masyarakat melakukan pengecekan data tingkatan desil. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa istilah yang sebelumnya lebih banyak dikenal dalam sistem pendataan  pemerintah kini mulai menjadi perhatian masyarakat secara luas.

Baca Juga: Menteri Sosial Gus Ipul Buka Jalur Perbaikan Desil Bansos yang Tidak Sesuai, Begini Caranya

Namun, mengetahui angka desil saja belum cukup. Masyarakat perlu memahami bagaimana data tersebut menggambarkan kondisi rumah tangga dan apakah informasi yang tercatat masih sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Kondisi kesejahteraan rumah tangga dapat berubah karena berbagai faktor. perubahan pekerjaan, pendapatan, jumlah anggota keluarga, kondisi sebuah keluarga berbeda dibandingkan ketika data sebelumnya belum diperbarui.

Baca Juga: Kemensos Beri Cara Turunkan Desil 6-10, Warga Kediri Bisa Lapor Mandiri dan Formal

Karena itu, akurasi data menjadi bagian penting dalam pembahasan mengenai desil. Data yang tidak sesuai dengan kondisi lapangan berpotensi mempengaruhi ketepatan sasaran program pemerintah. sebaliknya, data yang diperbarui secara berkala dapat membantu pemerintah memperoleh gambaran kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Editor : Shinta Nurma Ababil
cek desil Cek Desil DTSEN desil bansos Desil DTSEN