Desil 1-10 artinya apa? Warga Kediri Bisa Cek di Sini

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 10:09 WIB
Cek Desil DTSEN (Foto: Radar Semarang/Jawapos Group)
Cek Desil DTSEN 

JP Radar Kediri - Istilah Desil 1 hingga Desil 10 semakin sering muncul dalam informasi terkait pendataan sosial dan ekonomi masyarakat.

Bagi warga Kediri, istilah tersebut penting dipahami karena dapat berkaitan dengan pemetaan kondisi kesejahteraan dan penentuan sasaran berbagai program pemerintah.

Desil merupakan pembagian masyarakat ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan yang dihitung dari data dan indikator tertentu. Masing-masing desil menggambarkan posisi suatu keluarga dibandingkan dengan kelompok masyarakat lainnya.

Baca Juga: Cara Sanggah Desil Bansos yang Naik Tajam Padahal Ekonomi Pas-pasan

Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan Desil 10 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi. Dengan pembagian tersebut, masyarakat dapat mengetahui posisi relatif keluarganya dalam kelompok penduduk yang menjadi sasaran pendataan.

Sebagai contoh, masyarakat yang masuk Desil 1 berada dalam kelompok sekitar 10 persen dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Sementara masyarakat yang berada di Desil 10 termasuk kelompok sekitar 10 persen dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Baca Juga: Desil yang Naik Tajam Mulai Turun, Cek Hasil Terbaru di dtsen-form.bps.go.id

Meski demikian, angka desil tidak dapat diartikan secara langsung sebagai jumlah pendapatan. Penentuan desil menggunakan sejumlah indikator yang terdapat dalam basis data sosial ekonomi. Karena itu, seseorang yang berada pada Desil 5 tidak berarti otomatis memiliki pendapatan yang sama dengan masyarakat lain yang berada pada desil tersebut.

Pembagian desil juga dapat digunakan pemerintah sebagai salah satu dasar dalam menentukan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program sosial. Data tersebut membantu pemerintah melakukan pemetaan sehingga kebijakan dapat diarahkan kepada kelompok yang sesuai.

Bagi masyarakat di Kota maupun Kabupaten Kediri, pemahaman mengenai desil menjadi penting agar tidak terjadi kesalahpahaman ketika menerima informasi mengenai status kesejahteraan dalam pendataan. Masyarakat dapat melihat desil sebagai posisi relatif dalam data sosial ekonomi, bukan sebagai ukuran tunggal untuk menentukan kondisi seseorang.

Baca Juga: Ada Ribuan Anomali Desil DTSEN di Kota Kediri, Dinsos Gerakkan Kelurahan untuk Verifikasi

Dengan demikian, Desil 1 sampai Desil 10 pada dasarnya menunjukkan posisi masyarakat dalam sepuluh kelompok tingkat kesejahteraan. Semakin kecil angka desil, semakin rendah posisi relatif kelompok tersebut. Sebaliknya, semakin besar angka desil, semakin tinggi posisi relatifnya.

 Penulis: Afif Muthoharoh

Kampus: UIN Syekh Wasil Kediri

Editor : Shinta Nurma Ababil
ekonomi sosial Desil kesejahteraan bansos