JP Radar Kediri – Karena banyaknya hasil Desil bansos yang tidak sesuai kondisi sebenarnya dari ekonomi masyarakat, Dinas Sosial melakukan cross check ulang.
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttakin mengatakan, temuan anomali data Desil yang naik tajam, akan dilakukan cross check yang dilakukan kelurahan.
Pihak kelurahan diminta melakukan pembaruan data usulan.
Baca Juga: Ada Ribuan Anomali Desil DTSEN di Kota Kediri, Dinsos Gerakkan Kelurahan untuk Verifikasi
Cara Cek Desil DTSEN BPS 2026 Pakai Hp
Pemeriksaan data dapat dilakukan dengan mudah melalui ponsel (HP) maupun komputer. Pastikan Anda menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai dokumen kependudukan sebelum memulai.
Berikut adalah langkah-langkah pengecekannya:
Buka browser melalui HP atau komputer.
Akses laman resmi dtsen-form.bps.go.id.
Masukkan NIK sesuai data kependudukan.
Isi kode verifikasi (captcha) yang tersedia di halaman tersebut.
Tekan tombol untuk memulai proses pemeriksaan.
Ikuti petunjuk lanjutan apabila sistem memerlukan informasi tambahan.
Periksa hasil pemadanan data serta informasi desil keluarga Anda.
Pemahaman mengenai desil menjadi penting karena data kesejahteraan tersebut dapat digunakan pemerintah untuk penyaluran Bansos. Artinya, posisi desil dapat dapat menjadi salah satu bagian dari proses pemerintah dalam mengidentifikasi kelompok Masyarakat yang menjadi prioritas penerima program.
Di Kediri, pembahasan mengenai desil juga muncul seiring masyarakat melakukan pengecekan data tingkatan desil. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa istilah yang sebelumnya lebih banyak dikenal dalam sistem pendataan pemerintah kini mulai menjadi perhatian masyarakat secara luas.
Baca Juga: Menteri Sosial Gus Ipul Buka Jalur Perbaikan Desil Bansos yang Tidak Sesuai, Begini Caranya
Namun, mengetahui angka desil saja belum cukup. Masyarakat perlu memahami bagaimana data tersebut menggambarkan kondisi rumah tangga dan apakah informasi yang tercatat masih sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Kondisi kesejahteraan rumah tangga dapat berubah karena berbagai faktor. perubahan pekerjaan, pendapatan, jumlah anggota keluarga, kondisi sebuah keluarga berbeda dibandingkan ketika data sebelumnya belum diperbarui.
Baca Juga: Kemensos Beri Cara Turunkan Desil 6-10, Warga Kediri Bisa Lapor Mandiri dan Formal
Karena itu, akurasi data menjadi bagian penting dalam pembahasan mengenai desil. Data yang tidak sesuai dengan kondisi lapangan berpotensi mempengaruhi ketepatan sasaran program pemerintah. sebaliknya, data yang diperbarui secara berkala dapat membantu pemerintah memperoleh gambaran kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Penulis: Afif Muthoharoh
Kampus: UIN Syekh Wasil
Editor : Shinta Nurma Ababil