Harga BBM Pertamina 8 September 2026, Pertalite di Kediri Mulai Langka

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 13:03 WIB
Harga BBM Hari Ini
Harga BBM Hari Ini

JP Radar Kediri - Daftar harga BBM Pertamina hari ini, Selasa (8/9) tercatat dengan jenis Pertamax di angka Rp 15.950 per liter.

PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga untuk sejumlah produk bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku bagi tiga jenis BBM, sementara produk lainnya dipastikan tetap.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa evaluasi harga ini mengacu pada formula yang ditetapkan pemerintah dengan mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi makro.

Baca Juga: Beredar Kabar Wajib Tunjukkan STNK untuk Beli BBM Subsidi, Pertamina Buka Suara

"Penyesuaian harga dilakukan hanya pada sebagian produk BBM nonsubsidi, yaitu Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite. Sedangkan produk BBM nonsubsidi lainnya seperti Pertamax dan Pertamax Green 95 tidak mengalami penyesuaian," ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Selasa (1/9).

Berdasarkan catatan perusahaan, kenaikan bervariasi di setiap produk. Harga Pertamax Turbo mengalami kenaikan sekitar 7 persen, Dexlite naik 20 persen, dan Pertamina Dex terkerek hingga 19 persen.

Kitty menambahkan, kebijakan ini telah dikalkulasikan secara matang dengan memerhatikan aspek keekonomian, kondisi sosial, serta daya beli masyarakat. Pihaknya juga mengimbau para pengendara agar bijak dalam mengonsumsi bahan bakar serta memilih produk yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan masing-masing.

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 8 September 2026

Pertalite: Rp10.000 per liter

Biosolar: Rp6.800 per liter

Pertamax: Rp15.950 per liter

Pertamax Green 95: Rp16.600 per liter

Pertamax Turbo: Rp19.600 per liter

Dexlite: Rp23.700 per liter

Pertamina Dex: Rp25.200 per liter

Wacana Beli BBM Tunjukkan STNK

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa wacana tersebut murni inisiatif pengawasan lokal yang diuji coba di wilayah Sumatera Selatan.

"Adapun ketentuan pembelian BBM tetap mengacu pada regulasi dan ketentuan yang berlaku," kata Kitty melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Ia mengakui informasi yang kadung menyebar luas itu memicu keresahan sekaligus ketidaknyamanan di tengah masyarakat. 

Baca Juga: Harga BBM Pertamina Terbaru 1 September 2026 untuk Wilayah Jawa Timur

Menanggapi respons publik tersebut, manajemen langsung mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan pembatalan uji coba di lapangan.

"Kami memahami respons dan perhatian masyarakat terhadap informasi yang beredar. Untuk itu, kami meminta Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan untuk membatalkan implementasi mekanisme tersebut. Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul," ujar Kitty.

Ke depan, Pertamina memastikan setiap kebijakan penyaluran energi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat akan dikonsultasikan secara matang. Koordinasi ketat akan dilakukan bersama regulator seperti BPH Migas, pemerintah daerah, hingga para pemangku kepentingan terkait.

Perketat Pengawasan SPBU

Di sisi lain, upaya menjaga agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran terus digenjot melalui pengawasan ketat terhadap lembaga penyalur. Sepanjang Januari hingga 3 September 2026, Pertamina Patra Niaga bahkan telah menjatuhkan pembinaan kepada lebih dari 900 SPBU di seluruh wilayah operasional.

Baca Juga: Harga BBM Pertamina Terbaru per 25 Agustus 2026, Ada yang Turun?

Sanksi tegas pun disiapkan bagi SPBU nakal yang terbukti melanggar aturan. Mulai dari surat peringatan tertulis, skorsing operasional, hingga ancaman Pemutusan Hubungan Usaha (PHU). Langkah ini dijalankan berdampingan dengan aparat penegak hukum guna menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Selain pengawasan konvensional di lapangan, Pertamina terus memaksimalkan sistem digital melalui penggunaan QR Code Subsidi Tepat pada aplikasi MyPertamina. Langkah ini dinilai efektif untuk memastikan subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

Editor : Shinta Nurma Ababil
harga BBM Pertamina terbaru harga bbm pertamina pertalite harga bbm harga pertalite