JP Radar Kediri – Kenaikan harga emas hingga menembus Rp 2,7 juta per gram tak lantas membuat konsumen panik. Hanya saja, pecinta perhiasan di Kota Kediri semakin memperhitungkan nilai pembelian. Salah satu penyesuaian yang dilakukan yakni dengan memilih perhiasan dengan bobot lebih ringan. Tujannya tak lain agar tetap sesuai dengan kemampuan belanja.
Elly, 45, salah seorang penjaga toko emas di Kota Kediri mengatakan kenaikan harga membuat pembeli lebih menyesuaikan nominal belanja dengan kemampuan masing-masing. “Kalau harga naik, pembeli biasanya menyesuaikan dengan uang yang dibawa. Jadi gramnya bisa lebih kecil,” kata Elly.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Lagi Per 1 Juli 2026, Toko Perhiasan Sebut Jumlah Pembeli Naik
Sebagai gambaran pergerakan harga di tingkat nasional, emas batangan Antam pada 23 Agustus 2026 berada di harga Rp 2,74 juta per gram. Sementara nilai pembelian kembali atau buyback ditetapkan sebesar Rp 2,6 juta per gram.
Dalam sepekan terakhir, harga tersebut mengalami kenaikan. Pada 17 Agustus, harga emas Antam masih berada di kisaran Rp 2,677 juta per gram. Artinya, dalam rentang enam hari terjadi kenaikan sekitar Rp 63 ribu per gram.
Kenaikan juga tercermin pada harga buyback. Dari sekitar Rp 2,53 juta per gram pada awal pekan, nilainya meningkat hingga Rp 2,6 juta per gram pada akhir pekan. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa harga emas masih bergerak dinamis dalam perdagangan.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 22 Juni 2026, Ini Rincian Lengkapnya
Selisih antara harga jual emas batangan dan buyback pada 23 Agustus mencapai sekitar Rp 140 ribu per gram. Namun, angka tersebut tidak dapat dijadikan patokan langsung untuk transaksi emas perhiasan di toko. Harga perhiasan dipengaruhi sejumlah komponen, seperti kadar emas, berat, ongkos pembuatan, serta kebijakan masing-masing toko.
Di Kediri, perubahan harga tersebut ikut menjadi pertimbangan konsumen ketika membeli perhiasan. Menurutnya, konsumen tetap memiliki minat membeli emas meski harganya mengalami kenaikan. Hanya saja, keputusan pembelian lebih banyak disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Juni 2026: Daftar Rinciannya Mulai 6 Karat
“Sekarang orang lebih menghitung dulu. Kalau dananya sekian, nanti disesuaikan dapat berapa gram,” ucap Elly. Pola tersebut membuat kenaikan harga tidak selalu berujung pada berhentinya transaksi. Konsumen masih dapat memilih perhiasan dengan berat berbeda untuk menyesuaikan nilai pembelian.
Bagi konsumen yang memiliki emas batangan, perkembangan harga buyback juga menjadi perhatian. Dengan acuan buyback Rp 2,6 juta per gram, emas seberat 5 gram memiliki nilai pembelian kembali sekitar Rp 13 juta, sedangkan emas 10 gram sekitar Rp 26 juta. Nilai tersebut merupakan perhitungan berdasarkan harga buyback dan belum memperhitungkan ketentuan pajak maupun persyaratan transaksi.
Sementara itu, pergerakan harga sepanjang pekan menunjukkan adanya fluktuasi. Harga sempat berada di sekitar Rp 2,645 juta per gram pada 19 Agustus, kemudian meningkat menjadi Rp 2,725 juta pada 20 Agustus. Setelah kembali bergerak naik, harga mencapai Rp 2,74 juta per gram dan bertahan hingga 23 Agustus.
Kondisi tersebut membuat emas kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama di tengah harga yang berada pada level tinggi. Bagi pedagang perhiasan, perubahan harga perlu diikuti karena secara langsung berkaitan dengan kemampuan konsumen menentukan berat dan jenis emas yang hendak dibeli.
Elly mengatakan pembeli masih datang meski harga mengalami kenaikan. Penyesuaian terutama dilakukan pada berat emas yang dipilih. “Pembeli tetap ada. Hanya pilihan gramnya yang menyesuaikan kondisi harga dan kemampuan,” pungkasnya. (*)
Editor : Mahfud