JP Radar Kediri – Harga daging ayam ras dan cabai rawit merah di Kota Kediri masih menunjukkan tren kenaikan sepanjang Agustus 2026. Kondisi tersebut terlihat dari pantauan harga pada Sistem Data Ekonomi dan Geospasial (SDEG) Kota Kediri.
Harga daging ayam ras yang berada di kisaran Rp 35 ribu per kilogram pada awal Agustus. Kemudian perlahan naik hingga menembus Rp 40 ribu per kilogram. Pada 22 Agustus, harganya berada di kisaran Rp 41 ribu per kilogram.
Baca Juga: Petikan Sedikit, Harga Cabai Rawit Melejit Dipicu Berakhirnya Masa Panen Raya
Sementara harga cabai rawit merah juga bergerak fluktuatif. Pada awal bulan, harganya berada di kisaran Rp44 ribu per kilogram. Setelah sempat turun hingga sekitar Rp41 ribu, harga kembali merangkak naik dan berada di kisaran Rp47 ribu per kilogram pada 22 Agustus.
Data SDEG mencatat rata-rata harga daging ayam ras selama periode 1–22 Agustus mencapai Rp 37.872 per kilogram. Sedangkan rata-rata harga cabai rawit merah tercatat Rp 44.728 per kilogram.
Pitlas, 58, petani cabai asal Kecamatan Gurah mengatakan naik turunnya harga cabai tidak lepas dari siklus tanam dan panen. Ketika memasuki periode tertentu, jumlah produksi cabai dari petani dapat berkurang sehingga pasokan di pasar ikut terdampak.
“Kalau cabai memang mengikuti siklus tanam. Saat produksi berkurang, pasokan juga turun sehingga harga bisa naik,” ujar Pitlas.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat harga cabai rawit cukup fluktuatif. Harga dapat kembali turun ketika pasokan dari petani mulai meningkat dan hasil panen kembali melimpah.
Baca Juga: Harga Ayam Tinggi di Kabupaten Kediri, Penjualan Jadi Seret, Begini Keluhan Pedagang
Di sisi lain, harga daging ayam ras juga masih menunjukkan tren kenaikan hingga akhir periode pemantauan. Kenaikan harga kedua komoditas tersebut menjadi perhatian lantaran ayam dan cabai merupakan bahan pangan yang banyak digunakan masyarakat.
Pergerakan harga tersebut menunjukkan bahwa kondisi produksi dan pasokan masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi harga komoditas pangan di pasaran.
Editor : Mahfud