Ekonomi Rendah Tapi Tercatat Desil 9-10? BPS Ungkap Penyebabnya

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:27 WIB
Ilustrasi persoalan Desil bansos.
Ilustrasi persoalan Desil bansos.

JP Radar Kediri - Badan Pusat Statistik atau BPS memberikan keterangan terkait penyebab sebagian masyarakat tercatat sebagai Desil 9 dan 10 padahal memiliki ekonomi rendah. Banyak masyarakat yang dikagetkan dengan posisi desilnya saat melakukan pengecekan. 

Pasalnya, Desil 9 dan Desil 10 dipahami ditempati oranb kaya atau memiliki penghasilan tinggi. BPS menjelaskan bahwa desil merupakan pemeringkatan kondisi sosial ekonomi keluarga berdasarkan berbagai indikator. 

BPS Kota Cilegon melalui akun Threads resminya menerangkan bahwa desil bukan ditentukan dari penghasilan saja.

Baca Juga: Desil 1-10 Artinya Apa? Ini Kategori dan Kriteria Pembagiannya

BPS menjelaskan bahwa desil merupakan pembagian keluarga ke dalam 10 kelompok berdasarkan peringkat kondisi sosial ekonomi.

Kenapa Ekonomi Rendah Bisa Masuk Desil 9 atau 10?

Hal ini karena pemeringkatan DTSEN menggunakan banyak variabel.

BPS menyebut sejumlah faktor yang diperhitungkan antara lain:

-Kondisi dan karakteristik perumahan

-Kepemilikan aset atau barang

-Demografi dan pendidikan

-Kondisi ketenagakerjaan

-Kepemilikan usaha

-Kondisi kesehatan

Keluarga terlebih dahulu diperingkatkan berdasarkan kondisi sosial ekonominya.

Setelah itu, keseluruhan keluarga dibagi menjadi 10 kelompok dengan jumlah yang relatif sama.

Dengan sistem tersebut, Desil 1 berada pada peringkat kondisi sosial ekonomi paling rendah, sedangkan Desil 10 berada pada peringkat paling tinggi. 

Namun, posisi tersebut tidak ditentukan menggunakan batas penghasilan tertentu.

Baca Juga: Apa Itu Desil? Status Penentu Penerima Bansos hingga Pembelian BBM Pertalite

 Berdasarkan penjelasan BPS yang dilansir Kontan, tidak terdapat batas penghasilan tertentu yang secara otomatis membuat sebuah keluarga masuk ke desil tertentu.

Artinya, tidak ada ketentuan sederhana seperti keluarga dengan penghasilan Rp3 juta pasti masuk Desil tertentu atau keluarga dengan penghasilan Rp20 juta pasti masuk Desil lainnya. 

Dengan banyaknya variabel tersebut, penghasilan bulanan hanya menjadi salah satu bagian dari gambaran kondisi sosial ekonomi keluarga. Dilansir dari Kontan, BPS menjelaskan bahwa kondisi satu keluarga tidak dapat ditentukan hanya dari besarnya gaji atau penghasilan bulanan. 

Karena menggunakan banyak indikator, dua keluarga yang memiliki penghasilan relatif sama belum tentu memperoleh desil yang sama.

 Sebaliknya, keluarga dengan penghasilan yang berbeda cukup jauh juga dapat berada dalam desil yang sama.

BPS juga meluruskan anggapan bahwa Desil 10 berarti semua keluarga di dalamnya merupakan orang kaya. Menurut BPS, kelompok Desil 10 memiliki kondisi ekonomi yang sangat beragam. Di dalamnya terdapat keluarga kelas menengah hingga keluarga dengan kekayaan yang sangat besar.

Dengan demikian, Desil 10 lebih tepat dipahami sebagai posisi relatif keluarga dalam pemeringkatan kondisi sosial ekonomi, bukan sebagai label bahwa seluruh anggotanya merupakan orang kaya. 

Editor : Shinta Nurma Ababil
desil 10 desil 9 cek desil desil 1 sampai 10 artinya Desil