Ketua MPR: Ekonomi Indonesia Tak Boleh Diserahkan ke Persaingan Bebas, Kopdes Merah Putih Jadi Kunci

Zebita Rizqi Priyangga • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 05:00 WIB
Ketua MPR Ahmad Muzani menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
Ketua MPR Ahmad Muzani menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

JP Radar Kediri – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menegaskan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi salah satu wujud nyata pelaksanaan amanat konstitusi dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Muzani dalam Sidang Tahunan MPR RI, Jakarta, Kamis (14/8/2026).

Baca Juga: Viral Lomba Cerdas Cermat LCC 4 Pilar Tuai Polemik, Begini Respon MPR RI

Ekonomi Harus Berasaskan Kekeluargaan, Bukan Persaingan Bebas

Muzani menjelaskan, keberadaan Kopdes Merah Putih mencerminkan amanat konstitusi yang menegaskan bahwa perekonomian nasional harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Menurutnya, prinsip ini menegaskan bahwa pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh sepenuhnya diserahkan pada mekanisme persaingan bebas, karena pola semacam itu berisiko membuat pihak yang sudah kuat semakin dominan, sementara pihak yang lemah justru semakin tersisih.

“Koperasi merupakan salah satu sarana untuk menghadirkan demokrasi dalam kehidupan ekonomi,” ,” ujar Muzani dalam Sidang Tahunan MPR RI, Jakarta, Kamis (14/8).

Perkuat Posisi Tawar Petani dan Nelayan

Lebih lanjut, Muzani menjelaskan bahwa koperasi yang dikelola secara sehat dan profesional dapat memberi manfaat nyata bagi pelaku ekonomi kecil. Ia menyebut, lewat koperasi, petani dapat memperkuat posisi tawarnya, nelayan bisa mendapat akses pasar yang lebih baik, sementara pelaku usaha mikro berpeluang lebih berkembang. Selain itu, rantai distribusi kebutuhan pokok dapat dipangkas lebih pendek, sehingga nilai tambah ekonomi dapat lebih dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menegaskan, "koperasi bukan sekadar badan usaha, koperasi adalah semangat untuk maju bersama."

Baca Juga: Miris! Rp957 Miliar Bansos Terlacak Masuk Judi Online, Wakil Ketua MPR: Coret dan Ganti Sekarang Juga!

Ukuran Keberhasilan Koperasi

Muzani menambahkan, keberhasilan koperasi tidak bisa dilihat semata dari sisi kelembagaan, melainkan harus diukur dari sejumlah indikator konkret. Menurutnya, keberhasilan itu tercermin dari tumbuhnya kegiatan ekonomi produktif di tingkat desa, meningkatnya pendapatan para anggota koperasi, semakin kuatnya tata kelola kelembagaan, serta bertambahnya tingkat kemandirian ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

Editor : Mahfud
Ahmad Muzani MPR Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat KDMP Kopdes Merah Putih