JP Radar Kediri – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa realisasi investasi Indonesia sepanjang 2025 berhasil mencapai Rp1.931 triliun, sekaligus menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja baru bagi masyarakat. Capaian ini disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga: Berkelakar soal Standar Nilai, Prabowo Sebut 100 Milik Tuhan, Menteri Cukup 88-89
Investasi Tetap Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Global
Prabowo menilai pencapaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa perekonomian Indonesia tetap mampu tumbuh meski dibayangi konflik geopolitik dan perang dagang global yang masih berlangsung. Ia mengatakan, "di tengah ketidakpastian global, investasi tetap tumbuh," yang menurutnya tak lepas dari kerja keras pemerintah serta kepercayaan masyarakat.
Selain capaian sepanjang 2025, Presiden turut memaparkan bahwa realisasi investasi hingga semester pertama 2026 telah mencapai Rp1.010 triliun, dengan penciptaan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja baru dalam kurun waktu tersebut.
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
Prabowo juga menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat tumbuh 5,61 persen pada kuartal pertama 2026, dan 5,45 persen pada semester pertama tahun yang sama. Ia menyebut, "ini adalah pertumbuhan kuartal pertama dan pertumbuhan semester pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir."
Dengan capaian tersebut, Presiden menyatakan optimismenya bahwa pertumbuhan ekonomi nasional dapat menembus angka 6 persen hingga akhir tahun, asalkan didukung kebijakan yang tepat dan rasional.
Bagian dari Pidato Kenegaraan HUT ke-81 RI
Penyampaian capaian investasi dan pertumbuhan ekonomi ini menjadi bagian dari pidato kenegaraan Presiden dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI, yang sekaligus menjadi laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain pidato, pemerintah turut menayangkan video capaian kinerja sepanjang masa pemerintahan berjalan.
Sidang tahunan ini sendiri digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Editor : Mahfud