JP Radar Kediri – Harga cabai rawit di Kabupaten Kediri mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Setelah beberapa waktu lalu anjlok hingga di bawah Rp 30 ribu karena panen raya kini harga cabai kembali naik. Tembus hingga Rp 43 ribu di pasaran.
Di tingkat petani, harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu per kilogram. Angka tersebut naik dibandingkan sebelumnya yang berada di angka Rp 25-28 ribu.
Nuryanto, petani cabai asal Kecamatan Pagu, mengatakan bahwa naiknya harga dipicu oleh mulai berakhirnya tanaman cabai di beberapa daerah. Kondisi cuaca yang kering juga membuat hasil panen tak maksimal. “Sekarang sedang naik, mungkin juga karena beberapa tanaman mulai diganti jagung,” ujarnya.
Baca Juga: Harga Daging Ayam Melonjak Tajam, Ini Penyebabnya!
Kenaikan harga juga terjadi di tingkat pasar. Pengurus Pasar Induk Bagian Cabai Besar Henry Aryawan mengatakan harga cabai rawit merah saat ini berkisar antara Rp 40 ribu hingga Rp 43 ribu per kilogram.
“Awal bulan lalu sempat turun karena panen raya, Sekarang petikan berkurang semua jenis cabai jadi harga tidak bisa diprediksi,” jelas Henry.
Saat ini, kondisi pasokan mulai menipis sehingga harga berangsur naik. Selain itu, Henry menyebut aktivitas perdagangan di pasar juga cenderung lancar. “Barang sedikit, di pasar rawit merah Jateng yang stoknya lumayan,” ucapnya.
Baca Juga: Warga Berburu Beras dan Telur Murah, GPM di Pagu Ramai Sejak Pagi
Tidak hanya cabai rawit, harga cabai keriting juga mengalami kenaikan. Saat ini komoditas tersebut diperdagangkan di kisaran Rp 27 ribu per kilogram. Naik dari yang sebelumnya hanya Rp 20 ribu.
Melonjaknya harga cabai juga dipengaruhi oleh distribusi cabai dari Kediri ke luar daerah yang terus berjalan. Henry menyebut pada hari ini terdapat pengiriman cabai ke Kalimantan dan daerah lainnya.
Editor : Andhika Attar AninditaSumber : Radar Kediri