JP Radar Kediri –Memasuki pekan pertama Agustus 2026, harga sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi resmi mengalami penurunan. Kebijakan ini menyusul dinamika harga minyak dunia yang terkoreksi tajam dalam beberapa waktu terakhir.
Di sisi lain, pemerintah secara tegas memastikan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan demi menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi global.
Baca Juga: Terbaru! Harga BBM Pertamina Agustus 2026, Pertamax dan Pertamax Turbo Turun
Arahan Tegas Presiden Prabowo dan Menteri ESDM
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa pemerintah tetap berkomitmen melindungi masyarakat dengan menahan harga BBM bersubsidi agar tidak naik. Kebijakan tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto usai melaksanakan rapat terbatas di Istana Negara.
“Terkait perkembangan harga minyak dunia yang terus mengalami dinamika sangat tinggi, arahan Bapak Presiden memerintahkan agar menjaga harga BBM subsidi tidak boleh dinaikkan. Tetapi kalau memang harga ICP dunia menurun, maka BBM non-subsidi juga dipertimbangkan untuk disesuaikan dengan harga pasar,” ujar Bahlil Lahadalia.
Penurunan harga minyak mentah dunia sendiri terjadi setelah adanya sinyal positif perundingan damai internasional, yang turut meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global dari kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: Harga BBM Pertamina 1 Agustus 2026, Lengkap Pertamax hingga Pertalite
Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru di Kediri
Penurunan harga BBM nonsubsidi berlaku secara nasional, termasuk di wilayah Jawa Timur dengan PBBKB sebesar 5 persen. Bagi warga Kediri yang menggunakan bahan bakar RON 92, penyesuaian ini langsung dirasakan di berbagai SPBU terdekat.
Berikut adalah daftar lengkap harga BBM Pertamina per Agustus 2026:
Pertalite: Rp10.000 / liter (Tetap)
Solar Subsidi: Rp6.800 / liter (Tetap)
Pertamax (RON 92): Rp15.950 / liter (Turun dari Rp16.250)
Pertamax Turbo: Rp18.300 / liter (Turun dari Rp19.300)
Pertamax Green 95: Rp16.600 / liter (Turun dari Rp17.000)
Dexlite: Rp19.700 / liter (Tetap)
Pertamina Dex: Rp21.150 / liter (Tetap)
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini dilakukan secara dinamis dengan mengacu pada tren harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, serta kemampuan daya beli masyarakat.
SPBU Swasta Kompak Koreksi Harga Bensin
Tidak hanya Pertamina, operator SPBU swasta seperti Shell dan bp (British Petroleum) turut menyesuaikan banderol produk bensin mereka awal Agustus ini.
BP Ultimate: Turun menjadi Rp16.760 / liter (sebelumnya Rp17.240)
BP 92: Turun menjadi Rp16.130 / liter (sebelumnya Rp16.670)
Shell & BP Diesel (V-Power Diesel / BP Ultimate Diesel): Mengalami penyesuaian naik ke angka Rp21.910 / liter.
Dengan adanya penurunan harga pada sejumlah produk bensin nonsubsidi ini, masyarakat di Kediri diimbau untuk semakin cermat dalam memilih jenis bahan bakar yang paling sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan serta kebutuhan mobilitas harian.
Editor : Shinta Nurma Ababil