JP Radar Kediri – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tidak akan dibubarkan, menyusul adanya perkembangan positif dalam pengawasan sejumlah kegiatan illegal yang selama ini menjadi sorotan.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya sempat berencana membubarkan DJBC apabila tidak terjadi perbaikan layanan dalam kurun waktu satu tahun.
Purbaya menjelaskan, kinerja DJBC saat ini menunjukkan perkembangan yang sangat baik, khususnya dalam memperketat pengawasan terhadap peredaran barang ilegal dan penindakan praktik penyelundupan.
"Progres Bea Cukai sudah sangat baik. Jajaran pimpinannya saat ini relatif baik. Kita bisa lihat di pasar-pasar, barang selundupan sudah berkurang banyak. Pada masa lalu, truk pembawa barang ilegal masih bisa melintas dengan bebas," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Juli, di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Truk Barang Ilegal Kini Langsung Ditahan untuk Diperiksa
Purbaya menjelaskan bahwa pengawasan terhadap lalu lintas barang ilegal kini semakin diperketat. Berdasarkan laporan yang ia terima secara berkala dari Direktur Jenderal Bea dan Cukai, setiap truk yang diduga membawa barang ilegal saat ini tidak lagi dibiarkan melintas begitu saja, melainkan langsung ditahan terlebih dahulu untuk diperiksa lebih lanjut.
Baca Juga: Nanik S Deyang Resmi Mengundurkan Diri dari Kepala BGN, Ternyata Ini Alasannya
"Direktur Jenderal Bea dan Cukai secara rutin melaporkan perkembangan kepada saya. Saat ini, setiap truk yang membawa barang ilegal langsung ditahan untuk diperiksa. Pengawasan di bandara juga semakin diperketat," ujarnya.
Ia menegaskan, langkah tersebut mencerminkan perubahan signifikan dalam sistem pengawasan DJBC, yang kini diperketat tidak hanya di jalur darat, tetapi juga di berbagai pintu masuk lainnya termasuk bandara.
Presiden Prabowo Sudah Apresiasi Perbaikan di Tubuh Bea Cukai
Purbaya menyebut Presiden Prabowo Subianto dalam beberapa kesempatan telah memberikan apresiasi atas perbaikan signifikan yang terjadi di tubuh DJBC sebuah perkembangan yang menjadi salah satu dasar keyakinan bahwa keberadaan institusi tersebut tetap akan dipertahankan.
"Presiden dalam beberapa kesempatan menyampaikan bahwa telah terjadi perbaikan signifikan di Bea Cukai. Dengan perkembangan ini, keberadaan Bea Cukai kemungkinan besar akan tetap dipertahankan," ungkapnya.
Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini Rabu 22 Juli 2026: Galeri24, UBS, dan Antam Kompak Naik
Oleh: Zebita Rizqi Priyangga
Univ: Universitas Negeri Yogyakarta
Editor : Shinta Nurma AbabilSumber : Jawa Pos