JP Radar Kediri — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada satu jam pertama perdagangan, Kamis (9/7/2026), setelah sempat sedikit menghijau di pembukaan sesi. Indeks acuan pasar modal Indonesia ini tercatat turun 12,64 poin atau 0,22% ke posisi 5.860,72, dengan pergerakan sepanjang sesi berada di rentang 5.839 hingga 5.904.
Di tengah tekanan tersebut, data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat volume transaksi mencapai 7,73 miliar lembar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp 3,36 triliun, serta frekuensi transaksi tembus 874.511 kali. Dari sisi pergerakan harga, sebanyak 238 saham menguat, 305 saham melemah, sementara 228 saham lainnya stagnan. Indeks LQ45 yang berisi saham – saham berkapitalisasi besar turut terkoreksi 0,44%.
Baca Juga: Panduan Bansos BLT Rp900 Ribu: Syarat, Jadwal, dan Cara Mudah Daftar Penerima via HP
Bursa Regional Asia pun bergerak variatif pada sesi yang sama. Indeks Shanghai di China melemah 0,58% dan Hang Seng Hong Kong turun 0,41%, sementara Nikkei Jepang justru melonjak 2,04% dan Straits Times Singapura naik 0,61%.
Dua Saham Mentok Batas Atas
Kendati indeks utama melemah, sejumlah saham individual justru mencuri perhatian dengan kenaikan tajam berkisar 15% hingga 35%, masuk dalam jajaran top gainers hari itu. Dua di antaranya bahkan menyentuh batas auto rejection atas (ARA).
Saham PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) melesat 35% ke level Rp 162, sedangkan PT Niramas Utama Tbk (JELI) naik 24,91% menuju Rp 1.755.
Selain kedua saham tersebut, penguatan signifikan juga dicatatkan oleh PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) yang melonjak 31,25% ke Rp 210, PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) yang naik 18,18% ke Rp 91, dan PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) yang bertambah 15,56% ke Rp 156.
Baca Juga: Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp1-10 Juta, Cicilan Ringan Kisaran Mulai Rp21 Ribu
Sebaliknya, Dua Saham Anjlok ke Batas Bawah
Di sisi berlawanan, dua saham justru terjerembab hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) dan memimpin daftar top losers. Saham PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) merosot 14,87% ke Rp 1.660, sementara PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) terjun 14,51% ke Rp 330.
(Penggali materi : Zebita Rizqi Priyangga mahasiswa magang dari Universitas Negeri Yogyakarta)