Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

BMKG Kediri: Kemarau 2026 dan El Nino Berpotensi Ganggu Produksi Beras, Inflasi Pangan Diwaspadai ini yang Perlu Dilakukan

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 16 Juni 2026 | 21:55 WIB
Ilustrasi pertanian.
Ilustrasi pertanian.

KEDIRI, JP Radar Kediri – Ancaman musim kemarau tahun ini tidak hanya berkaitan dengan kekeringan.

Dampaknya juga berpotensi merembet ke sektor pangan dan memicu kenaikan harga sejumlah komoditas. Beras menjadi salah satu komoditas yang perlu mendapat perhatian khusus.

 

Ketua Meteorologi Publik BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri Satria Kridha Nugraha menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahun 2024 tercatat sebesar 2,92 persen.

Dari angka tersebut, komoditas beras menjadi penyumbang terbesar dengan andil mencapai 0,82 persen.

 

Data inflasi pada waktu itu. Inflasinya 2,92. Dan jika dilihat di sini, ternyata penyumbang komoditas utamanya itu adalah beras,ujarnya.

Baca Juga: Cuaca Panas Saat Kemarau Pantang Bikin Batal Liburan, Ini 5 Jurus Jitu Tetap Asyik Plesiran

Menurut dia, fenomena El Nino yang diperkirakan memengaruhi musim kemarau tahun ini berpotensi mengganggu produksi beras.

 

Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan terhadap data produksi beras dan curah hujan selama delapan tahun, terdapat hubungan antara penurunan curah hujan dengan penurunan produksi padi.

 

Satria menyebut dampak El Nino terhadap produksi beras tidak terjadi secara langsung. Terdapat jeda waktu sekitar dua hingga tiga bulan sejak fenomena tersebut muncul hingga produksi mulai terpengaruh.

 

Rata-rata sekitar 2 hingga 3 bulan jadinya. Ketika El Nino datang Mei mungkin nanti Juli itu mulai menurun,katanya.

 

Dia menambahkan, kemarau tahun 2026 diprakirakan lebih kering dibanding kondisi normal akibat pengaruh El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif.

Baca Juga: Waspada Kemarau Panjang! Ini 5 Rekomendasi Damkar untuk Mencegah Kebakaran Lahan

Kondisi tersebut perlu diantisipasi sejak dini agar tidak berujung pada gangguan pasokan pangan dan kenaikan harga komoditas strategis.

 

“Investigasi dini, efisiensi air, dan koordinasi lintas sektor seperti sekarang ini menjadi kunci untuk mengurangi resiko kemarau di tahun 2026,tandasnya.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kemarau #pangan #beras #inflasi